Temu Bisnis IKM Solo Raya, YDBA Astra-Kemenperin Suntik Semangat agar Naik Kelas dengan Fasilitasi Pemasaran

Semarang

Jum'at, 07 Juli 2023 | 11:59 WIB
Temu Bisnis IKM Solo Raya, YDBA Astra-Kemenperin Suntik Semangat agar Naik Kelas dengan Fasilitasi Pemasaran
Program fasilitasi pemasaran untuk IKM di Solo Raya diberikan Astra melalui YDBA dengan berkolaborasi bersama stakeholders baik pemerintah, swasta, asosiasi, maupun akademisi. (YDBA Astra)

SUARA SEMARANG –  Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) terus berupaya mendorong konsistensi industri kecil menengah (IKM) yang menjadi rantai pasok perusahaan besar. 

Kali ini YDBA Astra mendorong pertumbuhan IKM maupun UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di tanah air dengan program pembinaan, salah satunya fasilitasi pemasaran.

Program fasilitasi pemasaran sendiri dilakukan Astra melalui YDBA dengan berkolaborasi bersama stakeholders baik pemerintah, swasta, asosiasi, maupun akademisi.

Astra melalui YDBA berkesempatan untuk berkolaborasi bersama Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin RI) dalam temu bisnis IKM di Solo Raya pada Hari ini, 4 – 5 Juli 2023.

Kegiatan temu bisnis ini juga dilakukan guna mendukung peningkatan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan rantai pasok yang saat ini masih menjadi perhatian kita bersama.

Kegiatan menghadirkan beberapa perusahaan besar yang berpotensi untuk menjadi Ayah Angkat maupun offtaker bagi IKM.

Ayah Angkat merupakan perusahaan yang turut terlibat dalam membina IKM dan memberi kesempatan IKM tersebut untuk memasok produknya ke perusahaan sesuai standar QCD (quality, cost, delivery) yang ditentukan oleh Ayah Angkat.

Sedangkan Offtaker adalah perusahaan yang memberi kesempatan kepada IKM untuk memasok produknya sesuai dengan standar QCD yang telah ditetapkan perusahaan.

Beberapa perusahaan yang hadir sebagai calon Ayah Angkat/ Offtaker dalam temu bisnis kali ini, antara lain PT Perkebunan Nusantara III (Holding), PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Indospring Tbk, PT Indoprima Gemilang Engineering dan CV Julang Marching Pratama.

baca juga

Turut hadir dalam kegiatan, yaitu Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin RI, Ir. Reni Yanita, M.Si; Direktur Industri Kecil dan Menengah Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut Kemenperin RI, Ir.Dini Hanggandari, MSi; Ketua Pengurus YDBA, Sigit P. Kumala; Sekretaris Pengurus YDBA, Ema Poedjiwati Prasetio dan Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Surakarta, Wahyu Kristina SS, MM.

Sebagai rangkaian dari kegiatan temu bisnis ini, Kemenperin bersama YDBA mengajak perusahaan yang hadir untuk mengunjungi 3 IKM binaan YDBA yang berpotensi untuk menjadi partner dalam memasok produk yang dibutuhkan, antara lain CV Kurnia Teknik, PT Sinergi Solo Sejahtera dan CV Sidodadi Mandiri. Ketiga IKM tersebut merupakan IKM Mandiri binaan YDBA yang aktif dalam mengikuti program pembinaan.

Sejalan dengan kegiatan temu bisnis IKM, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin RI, Ir. Reni Yanita, M.Si menyampaikan, bahwa Kemenperin terus memacu agar IKM naik kelas dan menjadi bagian dari rantai pasok industri besar.

Hal ini untuk memaksimalkan kontribusi output IKM terhadap industri dan perekonomian daerah maupun nasional. Reni

mengungkapkan, Ditjen IKMA secara rutin memfasilitasi kemitraan IKM dengan industri besar untuk membangun industri kecil dan menengah yang mandiri. Sebab, lanjut Reni melalui kemitraan ini IKM dapat memperoleh kepastian pasar dan pasokan bahan baku.

Reni berharap kesempatan ini menjadi saat yang tepat bagi IKM untuk mengetahui jenis dan spesifikasi komponen yang bisa disuplai, rencana kebutuhan pengadaan di industri besar, persyaratan standar, serta prosedur procurement dari perusahaan BUMN, sehingga kemudian dapat menjadi bagian dari rantai pasok BUMN.

Sedangkan Ketua Pengurus YDBA dalam kegiatan ini menyampaikan, bahwa saat ini terdapat 22 IKM Manufaktur yang dibina YDBA di Solo sejak tahun 2019.

50% IKM tersebut merupakan IKM Mandiri yang telah mengikuti program pembinaan dan telah melakukan asesmen oleh YDBA, lainnya sebesar 45% merupakan IKM Pra Mandiri dan 5% merupakan IKM Madya. Sigit juga menambahkan, YDBA memberikan berbagai program pembinaan agar IKM mampu menghasilkan produk sesuai standar QCD yang dibutuhkan oleh para customer/ offtaker-nya masing-masing.

Pada kesempatan temu bisnis yang diselenggarakan Kemenperin RI dan didukung oleh YDBA ini, Sigit berharap kegiatan ini bisa memberikan kesempatan yang luas bagi para IKM untuk dapat berkolaborasi dan mendapatkan Ayah Angkat/ Offtaker.

Sigit menyadari, untuk mengakselerasi pertumbuhan IKM, diperlukan kolaborasi termasuk dalam menciptakan pasar IKM. Sigit juga berharap kegiatan Temu Bisnis ini dapat rutin diselenggarakan di Solo Raya maupun di wilayah lain, sehingga dampak dari kegiatan tersebut bisa mendukung pertumbuhan dan masa depan IKM Indonesia agar IKM dapat berkibar di negara kita. (Diaz A)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rheza, Veda, dan Herjun Pebalap Astra Honda yang Sukses Kuasai Podium ARRC di Sepang Malaysia

Rheza, Veda, dan Herjun Pebalap Astra Honda yang Sukses Kuasai Podium ARRC di Sepang Malaysia

Semarang | Rabu, 17 Mei 2023 | 18:05 WIB

Astra Honda Motor Jateng mulai Seleksi 110 Peserta untuk Ajang National Safety Riding Competition 2023

Astra Honda Motor Jateng mulai Seleksi 110 Peserta untuk Ajang National Safety Riding Competition 2023

Semarang | Selasa, 16 Mei 2023 | 13:38 WIB

Peran YDBA Astra-Pamapersada Nusantara Gaet Dewoz Art, UMKM Kayu Besi yang Suplai Alat Sekolah

Peran YDBA Astra-Pamapersada Nusantara Gaet Dewoz Art, UMKM Kayu Besi yang Suplai Alat Sekolah

Semarang | Rabu, 16 November 2022 | 15:18 WIB

Terkini

Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat

Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:14 WIB

FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam

FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam

Entertainment | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:10 WIB

Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27

Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:09 WIB

Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Peningkatan Apa yang Ditawarkan?

Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Peningkatan Apa yang Ditawarkan?

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:07 WIB

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove

12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang

Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:05 WIB

Membongkar Fenomena Anti-Intelektual di Media Sosial: Apa yang Salah dengan Kita?

Membongkar Fenomena Anti-Intelektual di Media Sosial: Apa yang Salah dengan Kita?

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:05 WIB

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:00 WIB

Guru Hebat Tak Cukup, Pendidikan Anak Dimulai dari Rumah

Guru Hebat Tak Cukup, Pendidikan Anak Dimulai dari Rumah

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:00 WIB