SUARA SEMARANG - Timnas Indonesia U-17 dibawah Bima Sakti akan mendapatkan ujian langsung dari Klub Barcelona Juvenil A.
Pertemuan antara Timnas U-17 dan Barcelona muda ini jelas akan memberikan keuntungan bagi pelatih Bima Sakti.
Memiliki waktu mepet, Bima Sakti harus segera meracik komposisi pemain dan strategi menjelang Piala Dunia U-17.
Klub Barcelona muda tersebut menjadi lawan Timnas Indonesia dalam persiapan pelatih Bima Sakti dan pemain jelang perhelatan akbar Piala Dunia U-17.
Saat ini Bima Sakti memantau pencarian pemain melalui jalur seleksi Timnas U-17 dilanjutkan dengan training camp.
Di training camp tersebut Timnas Indonesia U-17 memang direncanakan akan melawan tim atau klub dari negara eropa maupun Afrika.
Mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi oleh Bima Sakti dan Timnas muda nantinya juga berpotensi dari benua tersebut.
Kabar Barcelona akan menjadi Bima Sakti yang kini menjadi pelatih Timnas U-17 salah satunya disampaikan oleh timnasbolaa.
"Dalam rangka persiapan World Cup U-17, Indonesia akan bertanding melawan Barcelona Juvenil A," bunyi kabar yang disampaikan akun tersebut.
Baca Juga: Protes Marc Klok Hilang Dari Our Number 10 Persija Jakarta, Dosa Besar Meneer Belanda?
Hanya saja belum ada kejelasan kapan pelaksanaanya dan di stadion mana masyarakat bisa menyaksikan strategi yang dijalankan oleh pelatih Bima Sakti.
Racikan pelatih Bima Sakti ini memang ditunggu-tunggu oleh fans tanah air mengingat mepetnya waktu persiapan Piala Dunia U-17 dan minimnya stok pemain di kelompok umur tersebut.
Kabar baiknya, Bima Sakti bisa saja memutar video beberapa tahun lalu saat Barcelona Youth ditahan imbang oleh Indonesia All Star saat bertanding di JIS.
Setidaknya akan menjadi gambaran bagi Bima Sakti yang akan menerapkan strategi melawan klub Barcelona muda.
Keuntungan lainya dengan melawan Barcelona adalah anak-anak asuh Bima Sakti akan mengetahui dan terbiasa menghadapi pemain dari berbagai negara jelang Piala Dunia U-17.
Mengingat lawan anak didik Bima Sakti kali ini berasal dari berbagai negara di dunia dengan postur tubuh berbeda dan kemampuan jauh lebih baik sebagaimana di even Piala Dunia U-17.***