SUARA SEMARANG - Paulo Gali Freitas mulai nyetel dengan permainan PSIS Semarang. Wonderkid Timor Leste kini mengoleksi dua gol dari empat laga.
Bermain sebagai pemain sayap kiri PSIS Semarang, Gali Freitas mencuri perhatian sepak bola Tanah Air.
Gali Freitas pun diisukan bakal menjadi incaran klub-klub besar Liga 1 sebab potensi sebagai pemain besar sangat berpeluang.
PSIS Semarang terancam kepergian Gali Freitas jika akhirnya harus ada klub yang diminati striker Timnas Timor Leste tersebut.
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi langsung memberi pagar tinggi buat Gali Freitas jika akhirnya harus lakukan jual beli transfer.
Menurut Yoyok Sukawi, jika PSIS jual Gali Freitas maka memiliki harga yang mahal.
Ada proses perjuangan yang akhirnya harus dibanderol jual yang mahal terhadap Gali freitas.
Yoyok Sukawi mengaku harus susah payah melobi PSSI nya Timor Leste dan klub asalnya agar Gali Freitas bisa berseragam Mahesa Jenar.
“Paulo Gali Freitas itu pemain yang mahal. Tidak gampang, saya harus berbicara terlebih dahulu bersama Federasi Sepak Bola Timor Leste,” kata Yoyok Sukawi, melansir akun Instagram @gondesfootrball.
Lika-liku Yoyok Sukawi mendatangkan Gali Freitas juga tidak mudah. Butuh effort dan informasi akurat tentang pemain dari Timor Leste, yang belum pernah dipakai klub Liga 1.
“Ceritanya panjang, dari lobi klub hingga transfer deal, jadi jangan meremehkan Gali,” katanya.
Terakhir, Yoyok Sukawi menyatakan kini Gali Freitas sudah jadi bagian dari milik suporter PSIS.
Sehingga, sampai saat ini tidak ada niatan untuk menjual Gali Freitas kepada klub mana pun. Seiring dengan performa yang makin moncer tentu harga jual juga mahal.
“Kalau harganya murah, pasti sudah ada banyak klub yang mengontraknya. Dia adalah pemain yang mahal, jadi tidak bakal dijual" katanya.***