SUARA SEMARANG - Maskapai penerbangan Lion Air membuka rute baru Semarang Madinah dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Jadwal penerbangan internasional Lion Air Semarang Madinah ini semakin memudahkan orang untuk melakukan ibadah umrah dengan mudah.
Pasalnya, jadwal penerbangan Semarang Madinah ini merupakan direct flight atau langsung tidak tarnsit.
Lantas kapan dan berapa harga tiket penerbangan Lion Air tersebut.
Keteraangan resmi dari Lion Air Group mengumumkan bahwa 1 Agustus 2023 meluncurkan jadwl penerbangan pertama periode 1445 Hijriah, rute baru dari Semarang ke Madinah, Arab Saudi.
Lion Air rute Semarang Madinah merupakan kerjasama dengan mitra Dream Aviation, Mama Tour and Travel serta agen perjalanan lainnya.
Rute penerbangan Semarang Madinah ini akan dioperasikan secara langsung dengan menggunakan pesawat modern Lion Air yaitu Boeing 737-9, yang menawarkan kenyamanan dan keamanan terbaik bagi
penumpang.
Berikut jadwal penerbangan Lion Air rute direct flight Semarang Madinah pulang dan pergi.
Rute Semarang (SRG)-Madinah (MED) nomor penerbangan JT-52 dengan waktu berangkat pukul 09.15 WIB dan waktu tiba pukul 17.45 WIB.
Kemudian rute Jedah (JED)-Semarang (SRG) nomor penerbangan JT-53 waktu berangkat 20.25 dengan waktu tiba pukul 12.55 WIB.
Untuk harga tiket yang ditawarkan oleh Lion Air rute Semarang Madinah mulai dari Rp 15,3 juta.
Adanay rute Semarang Madinah maka aksesibilitas yang lebih mudah bagi jamaah umrah dan wisatawan dari Jawa Tengah dan sekitarnya akan memiliki pilihan penerbangan yang lebih mudah dan nyaman menuju kota suci Madinah.
Tidak perlu lagi melakukan transit atau berganti pesawat di kota lain di Indonesia, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan cepat.
Selain itu, waktu dan biaya perjalanan lebih efisien dengan penawaran terbaik mulai dari Rp 15,3 juta untuk program 9 hari dari Mama Tour and Travel.
Jamaah umrah dan wisatawan bisa menghemat biaya perjalanan karena tidak perlu membayar biaya tambahan untuk tiket penerbangan kelanjutan.
General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto memastikan kesiapan fasilitas, pada persiapan awal tentunya kami berkoordinasi dengan fasilitas custom, immigration, quarantine (CIQ) guna memastikaan kesiapan para personel melaksanakan tugas.
"Kami juga melakukan berbagai rangkaian peninjauan lapangan bersama stakeholder terkait” ujar Hardi.
Persiapan tidak hanya dilakukan dari sisi terminal, namun juga dilakukan pada sisi udara Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang serta memastikan kesiapan seluruh personel baik personel operasi, teknik dan pelayanan.
Selain itu, untuk memperlancar flow jamaah umroh akan disediakan meeting point dan area parkir khusus bagi pengantar dan penjemput jamaah umroh di area sekitar wilayah masjid bandara guna mengantisipasi kepadatan pengunjung sehingga pengguna jasa akan tetap merasa nyaman di bandara.
"Untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung baik pengantar dan penjemput jamaah umroh, kami menyiapkan area parkir dan meeting point khusus di area sekitar Masjid Bandara. Selain itu, kami juga memastikan seluruh komponen penunjang penerbangan tersedia dan dalam kondisi prima sehingga seluruh rencana penerbangan umroh ini dapat berjalan dengan aman, selaman dan lancar" kata Hardi.***