SUARA SEMARANG -- Denda dari Komdis (Komite Disiplin) PSSI hingga pekan keenam Liga 1 2023/2024, total nyaris mencapai Rp 1 miliar, tepatnya Rp 953 juta.
Komdis PSSI telah menjatuhkan sanksi dan denda pada sejumlah klub sepakbola Liga 1 BRI 2023/2024 yang dinilai melakukan pelanggaran sejak 11 Juli lalu.
Baik pelanggaran yang dilakukan pemain, panitia pelaksana, maupun para suporter yang tidak mematuhi peraturan.
Peraturan-peraturan yang dilanggar dan terkena sanksi atau pun denda dari Komdis PSSI diantaranya, kartu kuning, kartu merah, terlambat memasuki lapangan, keributan antar sesama suporter hingga kehadiran suporter klub tamu.
Denda dan sanksi tersebut dijatuhkan berdasarkan hasil sidang komite. Selama enam pekan berjalan, Komdis PSSI telah mengumumkan sebanyak enam kali hasil sidang komite terkait sanksi dan denda.
Selama enam pekan berjalan, PSM Makasar menjadi klub dengan denda tertinggi, mencapai Rp 155 juta. Denda sebagian besar karena pemain mendapatkan kartu kuning.
Denda tertinggi berikutnya adalah Dewa United sebesar Rp 120 juta, kemudian Borneo FC sebesar Rp 80 juta, PSS Sleman Rp 75 juta, Arema FC Rp 75 juta, dan PSIS Rp 70 juta.
Sedangkan klub yang disanksi dengan denda terendah adalah Rans Nusantara, yaitu Rp 20 juta.
Liga profesional yang diikuti oleh 18 tim ini dijadwalkan masih akan terus berlanjut hingga pekan ke-34 pada April 2024 mendatang.
Baca Juga: PSIS Semarang vs Arema FC, Tim Juru Kunci yang Sedang Terseok-seok di Awal Musim