SUARA SEMARANG -- Komite disiplin (Komdis) PSSI telah menjatuhkan sanksi denda nyaris Rp1 miliar, atau tepatnya Rp953 juta.
Denda tersebut dari berbagai pelanggaran sejumlah klub sepakbola, selama enam pekan Liga 1 2023/2024 berjalan, dari total rencana 34 pekan.
Denda terbesar dikenakan pada PSM Makassar, mencapai Rp 155 juta. Peringkat kedua terbesar yang harus membayar denda adalah klub Dewa United, yaitu Rp120 juta.
Kemudian Borneo FC sebesar Rp 80 juta, PSS Sleman Rp 75 juta, Arema FC Rp 75 juta, PSIS Rp 70 juta, Persebaya Rp60 juta, Barito Putra Rp50 juta, Bali United Rp50 juta, Persik Kediri Rp50 juta, Persija Rp50 juta.
Persita Tangerang Rp45 juta, Persib Rp25 juta, Rans Nusantara Rp 20 juta, dan klub dengan denda terkecil hingga pekan keenam adalah Madura United Rp10 juta.
Sanksi maupun denda yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI tersebut akibat berbagai pelanggaran. Diantaranya kartu kuning, kartu merah, terlambat memasuki lapangan, keributan antar sesama suporter hingga kehadiran suporter klub tamu.
Denda dan sanksi tersebut dijatuhkan berdasarkan hasil sidang komite. Selama enam pekan berjalan, Komdis PSSI telah mengumumkan sebanyak enam kali hasil sidang komite terkait sanksi dan denda.