Ogah Kecolongan, Yoyok Sukawi Perketat Screening Suporter

Semarang | Suara.com

Sabtu, 19 Agustus 2023 | 17:36 WIB
Ogah Kecolongan, Yoyok Sukawi Perketat Screening Suporter
Yoyok Sukawi tak ingin insiden ledakan petasan di Stadion Jatidiri kembali terulang, karena berimbas denda dari PSSI. (youtube/Yoyok Sukawi)

SUARA SEMARANG -- CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi meminta panitia pelaksana pertandingan untuk memperketat screening dan body check suporter.

PSIS Semarang selama delapan pekan Liga 1 2023/2024 berjalan, telah dikenai denda oleh Komite Disiplin PSSI sebanyak dua kali terkait pelanggaran yang dilakukan oleh suporter.

Pelanggaran pertama adanya suporter yang hadir saat PSIS bertandang ke PSS Sleman pada Jumat (21/7). Akibat pelanggaran ini, PSIS Semarang dikenai denda sebesar Rp25 juta.

Baru-baru ini, PSIS juga kembali didenda oleh PSSI. Gara-garanya oknum suporter menyalakan petasan di Tribun Timur Stadion Jatidiri, Semarang.

Ledakan petasan tersebut terjadi saat PSIS Semarang menjamu Arema FC pada Sabtu (12/8). PSIS dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.

Sehingga PSIS kembali didenda, kali ini sebesar Rp50 juta. Total Rp75 juta yang harus dibayarkan oleh PSIS karena oknum suporter.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi sangat menyayangkan kejadian-kejadian tersebut yang ia nilai merugikan PSIS.

Oleh karena itu, agar tidak kembali 'kecolongan', ia meminta panitia pelaksana untuk lebih teliti dalam melakukan screening serta body check.

“Panpel juga harus lebih teliti lagi ke depannya dalam melakukan screening serta body check supaya kejadian yang sama tidak terulang. Kedua kami juga akan menginstruksikkan ke panpel untuk melakukan investigasi lebih lanjut,” kata Yoyok Sukawi dikutip dari laman resmi PSIS Semarang.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua Panpel PSIS Agung Buwono, pihaknya akan melakukan evaluasi dan mencari tahu pelaku yang menyalakan petasan.

“Kami pertama minta maaf karena petasan sampai bisa lolos. Kami akan melakukan investigasi melalui kamera CCTV yang ada untuk melihat siapa yang melempar petasan tersebut ke stadion dan menindaklanjuti. Kedepan tentu kami mohon maaf akan lebih teliti lagi dalam melakukan screening serta body check kepada para suporter atau penonton yang nonton di stadion,” ujar Agung.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Poin PSIS Semarang Bakal Dikurangi 3 Sebagai Buntut Arema Jika Resmi Mundur Dari Kompetisi

Poin PSIS Semarang Bakal Dikurangi 3 Sebagai Buntut Arema Jika Resmi Mundur Dari Kompetisi

| Jum'at, 18 Agustus 2023 | 14:56 WIB

Makin Moncer, Harga Pasaran Gali Freitas Naik Drastis Lewati Vitinho

Makin Moncer, Harga Pasaran Gali Freitas Naik Drastis Lewati Vitinho

| Kamis, 17 Agustus 2023 | 23:16 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB