semarang

Jarak 1,5 KM dari Rumah Ratu Horor Suzanna, Berdiri Superblok The Pakuwon Mall Semarang

Semarang Suara.Com
Selasa, 29 Agustus 2023 | 16:11 WIB
Jarak 1,5 KM dari Rumah Ratu Horor Suzanna, Berdiri Superblok The Pakuwon Mall Semarang
Jarak 1,5 KM dari Rumah Ratu Horor Suzanna, Berdiri Superblok The Pakuwon Mall Semarang. (Dok)

SUARA SEMARANG - Kota Semarang menyimpan sejarah tentang riwayat hidup dari ratu horor Indonesia Suzanna. Ia pernah mendiami beberapa saat di rumah yang ada di Kota Lumpia.

Tak jauh dari rumah yang didiami oleh ratu horor Suzanna kini akan berdiri sebuah bangunan mewan modern kawasan superblok The Pakuwon Mall Semarang pada tahun 2023 ini.

Rumah Suzanna ada di Jalan Teuku Umar Jatingaleh, tepat berada di dapan jalan raya. Berdiri sebuah bangunan kuno buatan jaman Belanda. Hingga kini rumah Suzanna tersebut masih aktif sebagai tempat tinggal yang dihuni oleh keluarga purnawirawan militer.

Rumah dengan khas warna putih dan corak kuning tersebut bakal langsung berhadap-hadapan dengan Superblok The Pakuwon Mall Semarang.

Pasalnya, jarak hanya 1,5 KM dari rumah Suzanna tersebut akan tampak langsung The Pakuwon Mall Semarang yang menjulang sekitar 30 lantai.

Sangat dimungkinkan pula, para penghuni The Pakuwon Mall yang juga ada hunian apartemen bisa melihat jelas pemandangan rumah Suzanna tersebut.

Rumah Suzanna tersebut adalah lokasi syuting film Beranak Dalam Kubur yang pernah booming pada tahun 1960 an. Menjadi rumah syuting sekian lama saat ada di Semarang. 

Adalah The Pakuwon Mall Semarang, sebuah kawasan yang terintegrasi dengan super block yang mewah, mall, hotel, apartemen dan pusat perbelanjaan gaya hidup modern.

Tak tanggung-tanggung, Pakuwon Jati sebagai developer The Pakuwon Mall Semarang kabarnya menggelontorkan investasi sebesar Rp 2 triliun demi superblok mewah tersebut.

Baca Juga: The Pakuwon Mall Semarang Mulai Dibangun, Satpol PP Bersihkan Bangunan Liar di Gombel Lama

Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengakui bahwa superblok The Pakuwon Mall bakal menempati kawasan bagian atas Kota Semarang.

Ia juga mengatakan pihak Pakuwon Jati pengembang The Pakuwon Mall Semarang, Sutandi Purnomosidi selaku Direktur Pemasaran, telah menemui dirinya.

"Yang saya tahu, sudah berproses itu mengajukan ada The Pakuwon, rencana akan membangun mall, hotel, apartemen, kita tinggal melihat proses-prosesnya, tapi kalau investasi kita siap dong," kata Mbak Ita, sapaan walikota.

Terkait lokasi pasti The Pakuwon Mall Semarang ada dimana, Mbak Ita menjawab banyak calon lokasi lainnya.

Bahkan alternatif pilihan terbaik menurut Mbak Ita, The Pakuwon Mall Semarang bisa memilih lokasi di Semarang bagian atas.

"Lokasi di semarang atas, saya belum terlalu ini (pasti), tapi sekitar itu, mereka juga melihat di sini (bawah) sudah jenuh ya," katanya.

Lokasi berdirinya Super Blok The Pakuwon Mall Semarang di bagian atas, menurutnya juga sangat realistis. Selain belum banyak mall juga sebagai pemerataan pembangunan.

"Yang di atas masih belum banyak, ini yang kita harapkan bisa menyebar dari segi pertumbuhan ekonomi, keramaian, kalau di Semarang bawah kan sudah banyak sekali," katanya.

Meski tidak memberikan jelas lokasi pastinya ada di kawasan Semarang bagian atas yang ada dimana.

Sebab, Kota Semarang mempunyai dua kawasan bagian atas yakni di sebelah barat yang dikenal ada BSB City dan di timur ada Gombel.

Di sisi lain, sebuah sumber, yang dirahasiakan, dari salah satu dinas di Pemkot Semarang mengatakan jika The Pakuwon Mall Semarang sudah memiliki lokasi pastinya.

Ia juga memastikan lokasi The Pakuwon Mall Semarang bukan di kawasan BSB City namun ada di kawasan Gombel.

Sumber tersebut menjelaskan jika pengembang The Pakuwon Mall Semarang sudah membeli lahan yang luas di sekitar wilayah Gombel.

Untuk lokasi pastinya di Gombel bagian mana, sumber tersebut masih merahasiakan.

Gombel merupakan kawasan perbukitan yang dikenal dengan Bukit Gombel, terdiri dari Gombel Lama dan Gombel baru.

Lokasi Gombel banyak berdiri bangunan properti seperti hotel dan restoran. Kawasan ini juga menjadi lokasi favorit untuk menikmati hamparan indahnya Kota Semarang, terutama saat malam hari.

Terlebih Gombel juga memiliki area komersil seperti lapangan golf, dekat dengan komplek Akpol Semarang dan kampus Universitas Diponegoro Tembalang

Di sisi lain, Kabar terbaru, proses pembangunan The Pakuwon Mall Semarang bakal segera dimulai. Lokasi lahan proyek Pakuwon Jati tersebut dalam tahap pembersihan.

Lokasi yang ada di Gombel Lama sebagai tempat berdiri The Pakuwon Mall Semarang mulai dibersihkan dari bangunan liar oleh Satpol PP.

Di ketahui Satpol PP Kota Semarang telah diterjunkan untuk menertibkan bangunan liar yang ada di Gombel Lama. Tepatnya di sekitar arah akses lapangan golf.

Sebuah pesan diterima redaksi, pada Kamis 9 Agustus 2023, jika personel Satpol PP Kota Semarang menertibkan bangunan liar dan PKL yang ada di Gombel Lama, lokasi yang bakal digunakan Pakuwon.

"Assalamualaikum

mas mbak besuk kamis ikut yaa

kita mau bantu pkl yg di gombel lama yg rencana unt pakuwon hotel dll

berangkat dari kantor satpol jam 07.30, 9 agustus ranu

tks." demikian bunyi pesan WhatsApp yang diterima.

Sementara itu, dalam penertiban yang dilakukan Satpol PP Kota Semarang, terapat tiga bangunan rumah yang ditertibkan dengan cara dirobohkan.

Tiga rumah tersebut menurut Satpol PP Kota Semarang merupakan hunian liar. Meski awalnya sempat terjadi ketegangan dengan penghuni, namun penertiban berjalan lancar.

Sebelum merobohkan, petugas mengeluarkan barang-barang milik penghuni ke tempat yang lebih aman. Kemudian, petugas mengerahkan satu alat berat begu untuk merobohkan bangunan.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto SH MM mengatakan tiga rumah liar ini berdiri secara permanen di atas lahan milik orang lain.

“Tiga bangunan rumah ini berdiri di atas tanah milik orang lain yang sudah ada sertifikat Hak Milik. Ini bangunannya liar,” kata Fajar.

Selain itu, berdasar informasi dinas Penataan Ruang Kota Semarang, bangunan ini melanggar aturan garis sempadan bangunan (GSB) dan garis sempadan jalan (GSJ). Pihaknya telah berkomunikasi dengan pihak pemilik bangunan sejak sekitar dua bulan lalu agar membongkar bangunannya secara mandiri. Namun, hingga jelang pembongkaran, tak satu pun bangunan dibongkar mandiri.*** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI