SUARA SEMARANG - Mimpi Marselino Ferdinan bermain di Piala Belgia bersama KMSK Deinze musim ini sirna. KMSK Deinze kalah menyakitkan lewat adu penalti.
Lebih menyakitkan lagi, Marselino Ferdinan tak bisa memperkuat KMSK Deinze saat dikalahkan oleh Olympic Charleroi. Di saat bersamaan Marselino Ferdinan harus membela Timnas Indonesia.
Piala Belgia menjadi salah satu kesempatan besar bagi Marselino Ferdinan untuk bisa bermain di KMSK Deinze musim ini. Persaingan ketat dilini tengah KMSK Deinze membuat Marselino Ferdinan belum pernah diturunkan sekalipun.
Besar harapan Marselino Ferdinan agar KMSK Deinze bisa lolos dari babak keenam melawan Charleroi. Namun kenyataanya, KMSK Deinze justru kalah dari klub amatir Belgia tersebut.
Bermain tanpa Marselino Ferdinan di Piala Belgia, pelatih KMSK Deinze menurunkan sejumlah pemain muda. Sebagian pemain yang belum mendapatkan menit bermain juga diberikan kesempatan.
Seperti kiper William Dutoit, bek Gonzalo Almenara, Teo Quintero. Meski demikian KMSK Deinze juga menurunkan gelandang utama yang menjadi pesaing Marselino Ferdinan yaitu De Schryver. Kapten Gaetan Hendrickx juga dimainkan di laga tersebut.
Bermain di kandang Charleroi, KMSK Deinze justru unggul terlebih dahulu melalui Teo Quintero di menit ke 16'. Sayangnya, Charleroi berhasil menyamakan kedudukan di menit ke 40 melalui S Paulet.
Tak ada tambahan gol hingga wasit meniup peluit akhir. Laga KMSK Deinze lawan Charleroii dilanjutkan dengan adu penalti.
Nasib tak baik dialami dua penendang pertama rekan Marselino Ferdinan di KMSK Deinze. Mereka gagal semuanya. Di sisi lain dua penandang Charleroi menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Baca Juga: Harga Hulk Sentuh Rekor Tertinggi, PSIS Semarang Bisa Kehilangan Bek Timnas Jelang Kontrak Habis
Muncul harapan saat penendang ketiga penalti Charleroi gagal mengeksekusi bola ke dalam gawang. Di saat bersamaan, KMSK Deinze berhasil dan skor menjadi 2-1.
Sayangnya, dua penendang terakhir Charleroi berhasil. Sehingga KMSK deinze hanya cukup sampai penendang keempat saja di babak penalti.
Meski penendang kelima KMSK deinze berhasil maka tetap tidak bisa melewati skor. Sehingga akhir penalti 4-2 dimenangkan oleh Charleroi.
Dengan tersingkirnya KMSK Deinze di Piala Belgia maka Marselino Ferdinan harus berusaha lebih keras agar dilirik oleh pelatih. Kemudian mendapatkan menit bermain di liga.
Penampilan Marselino Ferdinan di Timnas Indonesia diharapkan juga menjadi modal baik dalam persaingan di KMSK Deinze. Apalagi Marselino Ferdinan mencetak dua gol.***