SUARA SEMARANG - Akun Resmi Timnas Indonesia memilih Marselino Ferdinan daripada Ivar Jenner sebagai Man Of The Match atau MOTM.
Tak terima Ivar Jenner dikalahkan oleh Marselino Ferdinan, fans sepakbola tanah air pun memprotes putusan tersebut. Bahkan menyebut akun resmi Timnas tak tahu kriteria pemain kunci di sebuah tim saat bermain di lapangan.
Mereka menilai Ivar Jenner jauh lebih memiliki peran vital saat Indonesia mengalahkan China Taipei. Sementara Marselino Ferdinan yang bermain bagus namun tak terlalu memegang peranan kunci.
Dalam sebuah pengumumannya, akun resmi Timnas Indonesia bercentang biru tersebut menuliskan bahwa Marselino Ferdinan terpilih sebagai MOTM. Alasanya adalah dua gol yang dicetak ke gawang China Taipei.
Namun alasan pemilihan Marselino Ferdinan sebagai MOTM tak tepat. Fans sepakbola tanah air lebih memilih Ivar Jenner karena permainannya begitu sentral di tengah lapangan.
Mereka pun mengolok-olok akun resmi Timnas Indonesia tersebut gegara dinilai tak paham bagaimana menentukan kriteria MOTM. Sehingga memilih Marselino Ferdinan daripada Ivar Jenner.
Fans menyebut akun Timnas Indonesia tersebut hanya melihat dari gol saja. Sementara proses terjadinya gol dan siapa yang melakukanya tak ikut dijadikan pertimbangan.
"Min lain kali Man Of The Match dilihat jangan cuma dari gol nya saja, lihat dari segi permainan dan pengaruh pada tim. Marselino Ferdinan, memang dia main bagus dan cetak dua gol saya ga bilang dia main jelek. tapi pengaruh kepada tim dan permainan yang paling bagus kemarin di lapangan saya rasa ivar jenner yang lebih layak. Ini pendapat saya ya karena akun official ini sering memilih MOTM hanya berdasarkan gol saja, bukan penampilan, performa, dan pengaruh kepada keseluruhan tim di atas lapangan," tulis akun fikriabadan.
Ivar Jenner dinilai jauh lebih layak jadi MOTM karena tak hanya memberikan dua assist namun juga mengatur serangan. Ivar Jenner juga begitu lihat dalam membagi bola.
Baca Juga: Warning Asnawi Mangkualam di Piala Asia, Lawan Pesta Gol ke Gawang Timnas Jerman
"Ivar Jenner lebih layak, MOTM itu bukan siapa yang paling banyak cetak gol tapi siapa yang paling banyak kontribusi untuk tim," @andi.k7155.
Bahkan Ivar Jenner disebut sebagai otak dari permainan Timnas Indonesia yang sesungguhnya. Ia mengatur jalannya permainan dengan akurasi umpan yang dianggap di atas rata-rata pemain asli Indonesia.
Ternyata tak sekali ini saja akun resmi Timnas Indonesia itu memilih MOTM berdasarkan pencetak gol saja. Di laga Timnas senior melawan Turkmenistan yang terpilih adalah Dendy Sulistyawan, padahal ada Jordi Amat yang bermain begitu baik di lini pertahanan.
"Serius mau tanya, siapa yang bertugas untuk memilih Man Of The Match? Apakah penilaian berdasarkan gol saja? Kemarin Dendy jadi MOTM padahal setelah gol udah gak keliatan, sekarang Marselino Ferdinan apakah karna cetak 2 gol? padahal faktanya yang LEBIH LAYAK adalah Jordy dan Ivar Jenner, mereka “OTAK” di dalam 2 laga kemarin," @jikemoon.***