Wujudkan Kota Pintar, BRIDA Jateng Ajak Periset Luar Negeri

Semarang | Suara.com

Jum'at, 22 September 2023 | 11:30 WIB
Wujudkan Kota Pintar, BRIDA Jateng Ajak Periset Luar Negeri
Kepala BRIDA Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Arief Irwanto membuka seminar internasional.

SUARA SEMARANG - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah serius untuk pengembangan kota pintar dan kewilayahan di Jawa Tengah. Mulai tepikan langkah-langkah manual, Badan Riset pelat merah ini mulai menggunakan teknologi.

Dalam pengembangannya, BRIDA Jateng bekerjasama dengan sejumlah periset. Tak hanya dari Jawa Tengah dan Indonesia, beberapa periset dari luar negeri. Diantaranya dari Malaysia, India, Bangladesh hingga Nigeria.

Kontribusi puluhan periset ini dituangkan dalam seminar internasional yang mengambil tema Aplikasi GIS dan Penginderaan Jauh untuk pengembangan Kota Pintar dan Wilayah di Era Pasca Pandemi.

Kepala BRIDA Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Arief Irwanto mengatakan paper tersebut sesuai dengan persoalan-persoalan kewilayahan yang ada di Jawa Tengah. Mulai dari persoalan pertanian, kebencanaan, tata ruang hingga masalah permukiman.

"Dengan riset dan teknologi maka memungkinkan data-data yang dijadikan dasar pengambilan kebijakan lebih presisi. Basis pemetaan dengan citra satelit misalnya memungkinkan cakupan lebih luas. Pemetaan manual rasanya sudah tak memungkinkan serta menghabiskan banyak waktu dan biaya," kata Arief di sela-sela Seminar Internasional yang digelar di Hotel Solo Paragon, Rabu 20 September 2023.

Total ada 73 paper dari 173 paper yang telah dipilih oleh Brida Jateng yang kemudian di diseminasikan dalam seminar internasional.

sejumlah peneliti dari beberapa perguruan tinggi di berbagai negara. Prof Josaphat TS Sumantyo (Chiba University Jepang), Dr Soheil Sabri (Melbourne University Australia), Dr K Hisyam bin kamarudin (University of Technology Malaysia), Prof Imam Buchori (Universita Diponegoro Indonesia).

Betapa pentingnya pemetaan kewilayahan salah satunya dicontohkan Arief soal pemenuhan bahan pangan untuk penduduk. Untuk menangani ketahanan pangan maka butuh data tata ruang. Jika saat ini panen 6 ton/ha bisa jadi akan kurang untuk tahun-tahun depan. Alasanya jumah penduduk terus meningkat.

Begitu juga dengan manajemen disaster juga diperlukan data yang tepat untuk dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan penanggulangannya.

"Hasil riset ini didiseminasikan dan ada pembahasan di kelompok-kelompok kecil. Selanjutnya akan di breakdown di masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah)," lanjutnya.

Ketua Pelaksana Seminar Internasional, Akmal Afif mengatakan seminar tersebut rutin dilaksanakan dan ini adalah yang kelima. Tujuannya mewujudkan peta satu data di jateng

Total ada 173 paper yang diterima dari Indonesia dan berbagai negara. Kemudian dipilih 73 paper, diantaranya ada 43 penelitian periset di Jawa Tengah.

Dalam paparannya Prof Josaphat TS Sumantyo dari Chiba University Jepang mengatakan saat ini masih ada 25 juta bidang tanah di Indonesia belum terukur dan 85 juta bidang belum terdaftar. Untuk mempercepat pendataanya maka diperlukan teknologi. Salah satunya dengan synthetic aperture radar untuk pemetaan dengan karakteristik resolusi tinggi.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenyang di Dunia Jurnalis, Andy Budiman ke Santri Ponpes Al Fadhilah Semarang: Menulislah Namamu Abadi Dikenang

Kenyang di Dunia Jurnalis, Andy Budiman ke Santri Ponpes Al Fadhilah Semarang: Menulislah Namamu Abadi Dikenang

| Rabu, 20 September 2023 | 16:11 WIB

Pabrik Tiang Pancang di Demak Serap Ratusan Pekerja, Nana Sudjana Senang Pengangguran Jateng Berkurang

Pabrik Tiang Pancang di Demak Serap Ratusan Pekerja, Nana Sudjana Senang Pengangguran Jateng Berkurang

| Senin, 18 September 2023 | 17:51 WIB

Udinus Semarang Kukuhkan Prof Pulung Guru Besar, Termuda di Jateng, Teliti Teknologi AI Untuk Kelestarian Terumbu Karang

Udinus Semarang Kukuhkan Prof Pulung Guru Besar, Termuda di Jateng, Teliti Teknologi AI Untuk Kelestarian Terumbu Karang

| Senin, 18 September 2023 | 17:03 WIB

Atasi Stunting di Jateng, PKS Ajak Penyuluh Hikapindo Terjun ke Masyarakat

Atasi Stunting di Jateng, PKS Ajak Penyuluh Hikapindo Terjun ke Masyarakat

| Minggu, 17 September 2023 | 09:24 WIB

Terkini

Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions

Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 23:03 WIB

Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026

Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:32 WIB

Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru

Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru

Riau | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:27 WIB

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan

Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan

Banten | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:02 WIB

Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea

Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:00 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

Sempat Hilang, Karyawan Tenggelam di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal

Sempat Hilang, Karyawan Tenggelam di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal

Riau | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:48 WIB

5 Fakta Stadion Pakansari Jadi Venue Utama AFF 2026 dan Persiapan Kilat Bupati Bogor

5 Fakta Stadion Pakansari Jadi Venue Utama AFF 2026 dan Persiapan Kilat Bupati Bogor

Bogor | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:48 WIB