SUARA SEMARANG - Asian Games adalah salah satu ajang olahraga terbesar di dunia, di mana negara-negara Asia bersaing untuk meraih kehormatan dan prestise.
Namun, Asian Games tahun ini menjadi panggung memalukan bagi Timnas Indonesia yang mengalami kekalahan memalukan dengan skor tipis 1-0 dari tim China Taipei.
Kekalahan ini tidak hanya mengejutkan para penggemar sepak bola Indonesia, tetapi juga menjadi sorotan dunia olahraga.
Sejarah mencatat bahwa ini adalah kekalahan pertama bagi Timnas Indonesia atau Timnas Taiwan dalam tiga pertandingan terakhir mereka.
Bahkan yang lebih mencengangkan adalah bahwa ini adalah pertama kalinya Timnas Indonesia kalah dari China Taipei, padahal skuad yang sama dari Taiwan pernah dibantai oleh Indonesia di Manahan Solo beberapa waktu lalu.
Seperti yang telah diunggah di sebuah akun YouTube Star Football pada tanggal 21 September 2023 tentang langkah Erick Thohir untuk menyelamatkan Timnas Indonesia di Asian Games 2023.
Erick Thohir, sebagai ketua PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), merasa sangat malu dengan hasil yang diraih Timnas Indonesia.
Kekalahan ini adalah yang terburuk sejak Erick Thohir memegang kendali PSSI.
Erick Thohir tidak bisa menyembunyikan rasa malu dan kecewanya atas performa Timnas Indonesia yang seharusnya lebih baik.
Menghadapi Korea Utara dalam laga penentuan menjadi tantangan yang lebih sulit dengan tidak adanya striker murni dalam skuad Timnas Indonesia.
Meskipun penting untuk memenangkan pertandingan tersebut, komposisi pemain yang ada saat ini menimbulkan ketidakpastian. Tanpa adanya striker murni, Timnas Indonesia kesulitan menembus pertahanan ketat Korea Utara.
Kekurangan pemain depan yang mumpuni sangat terasa dalam pertandingan melawan China Taipei.
Umpan-umpan dari sayap tidak mampu direspon dengan baik, dan peluang yang diciptakan pun minim. Hasilnya adalah pertandingan yang tidak layak diperlihatkan di panggung Asian Games.
Ketidakmampuan Timnas Indonesia membawa pemain yang sesuai untuk ajang ini merupakan salah satu faktor penyebab kegagalan ini.
Seharusnya, Timnas Indonesia lebih mempersiapkan diri dengan skuad yang kuat dan berpengetahuan di berbagai posisi, terutama di lini depan.