semarang

Menyesal Ikut Pengamanan PKS Bersholawat, Banser Semarang Terima Sanksi Kode Etik

Semarang Suara.Com
Jum'at, 29 September 2023 | 12:19 WIB
Menyesal Ikut Pengamanan PKS Bersholawat, Banser Semarang Terima Sanksi Kode Etik
Menyesal Ikut Pengamanan PKS Bersholawat, Banser Semarang Terima Sanksi Kode Etik. (Dok Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Semarang yang mengikuti pengamanan PKS Bersholawat mengaku menyesal atas tindakan tersebut.

"Sudah kami klarifikasi semua personel yang terlibat dalam pengamanan acara itu," kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang, Abdur Rahman di kantor PCNU, Kamis (28/9/2023) petang 

Menurut pengakuan 9 personel Banser tersebut, lanjutnya, tidak ada rencana Banser mengikuti kegiatan, apalagi sampai naik panggung.

"Jadi mereka ini sejatinya hanya mendapat permohonan pengamanan terhadap KH. Ali Sadikin bersama Mafia Sholawat dalam kegiatan itu," terangnya.

"Nah, ketika di lokasi sudah beda, ada panitia dari PKS yang beratribut Banser mengajak ke panggung dan nyanyi lagu kebanseran," sambungnya.

Di lain sisi, Abdur Rahman juga menegaskan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang surat edaran dari Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor yang melarang penggunaan atribut Ansor maupun Banser untuk kegiatan politik.

"Kami sudah sosialisasi di berbagai kesempatan, tapi ternyata mereka belum tahu tentang edaran itu. Intinya hanya ikut menghormati kiai, itu saja niatnya," bebernya.

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kota Semarang, M. Mohlis menerangkan, para personel Banser tersebut telah membuat surat pernyataan dan harus menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Sesuai hasil sidang etik, ada sanksi bagi para personel Banser yang mengikuti kegiatan pengamanan tersebut," ungkapnya.

Baca Juga: Ramaikan PKS Bersholawat di Semarang, Pesan Wisnu Wijaya: Momen Pererat Ukhuwah Islamiyah

"Mereka telah menyatakan penyesalan, dan permohonan maaf, serta berjanji tidak akan pernah mengulangi hal serupa," lanjutnya.

Ia juga menegaskan untuk semua permohonan keamanan akan diatur dengan mekanisme surat tembusan berjenjang.

"Kedepannya, semua kegiatan pengamanan akan dikontrol secara berjenjang," tandasnya.  

Dikatakan, pihak yang mengajak dalam pengamanan tersebut adalah salah satu anggota PKS yang memiliki KTA resmi. Ia juga terlibat dalam tim pemenangan caleg PKS di Semarang.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI