Embung Ringinarum Kendal Menyusut Drastis dan Tercemar, Petani Khawatir Tak Bisa Masuki Musim Tanam Padi

Semarang | Suara.com

Kamis, 05 Oktober 2023 | 14:42 WIB
Embung Ringinarum Kendal Menyusut Drastis dan Tercemar, Petani Khawatir Tak Bisa Masuki Musim Tanam Padi
Embung Ringinarum Kendal Menyusut Drastis dan Tercemar, Petani Khawatir Tak Bisa Masuki Musim Tanam Padi. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Kondisi memprihatinkan terjadi pada embung Ringinarum di Kabupaten Kendal yang menyusut drastis di musim kemarau ini.

Embung Ringinarum yang dibangun dana APBD Pemprov Jawa Tengah tahun 2018 ini, selain air menyusut drastis juga kondisinya diduga tercemar.

Pengamatan di lapangan, Kamis 5 Oktober 2023, tampak dari kondisi air embung Ringinarum menyusut lebih dari separuh daya tampung serta berwarna merah dan banyak sampah plastik.

Tampak pula lahan-lahan petani di sekitar embung Ringinarum juga kering kerontang tak ada yang ditanam dan tanahnya retak-retak.

Tak pelak ,para petani yang biasa memanfaatkan air embung Ringinarum mulai was-was. Pasalnya, memasuki musim tanam padi para petani khawatir tidak ada lagi air untuk irigasi.

"Harusnya sudah musim tanam padi tapi ini belum tampak masuk hujan, air embung juga menyusut banyak," kata Misro, petani Ringinarum warga RT 7 RW 3.

 [Semarang.suara.com]
(sumber: Semarang.suara.com)

Misro menyebut, musim kemarau tahun ini adalah paling parah berdampak. Air embung sangat menyusut jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. 

Kata dia, air embung Ringinarum mulai menyusut drastis sejak bulan April 2023. Air disitu juga menjadi andalan petani dalam pengairan, selain menyedot dari kanal kali Bodri.

Embung Ringinarum yang berkapasitas 30 ribu meter kubik ini, kekinian hanya bisa diambil airnya dengan cara disedot menggunakan mesin pompa dengan selang yang panjang sebab cerukan penyusutan cukup dalam.

"Itu pun hanya untuk lahan yang dekat dengan embung, jarak 100 meter tidak nyampe," katanya.

Ia mengaku, untuk menyiasati menyusut air embung Ringinarum, profesi petani ia ubah dengan menanam tembakau. Sebab hanya dibutuhkan sedikit air.

Meski demikian, ia kini dipusingkan dengan akan memasukinya musim tanam padi, sebab akan butuh air banyak.

"Tembakau kan cuman ambil di sungai sudah cukup, tapi kalau padi butuh banyak dan tiap pekan harus dialiri," katanya.

Butuh biaya ekstra jika dia memanfaatkan mesin pompa. Butuh sekitar Rp 50-100 ribu perpekan hingga mendekati panen.

"Tapi ini kapan musim tanam padi juga tidak menentu. Harusnya Oktober ini, tapi katanya akan molor sampai Januari tahun depan hujan turun," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus DBD Menurun di Musim Kemarau, Warga Jangan Anggap Remeh ketika Masuk Musim Penghujan

Kasus DBD Menurun di Musim Kemarau, Warga Jangan Anggap Remeh ketika Masuk Musim Penghujan

Jogja | Kamis, 05 Oktober 2023 | 13:05 WIB

Sumur Warga di Lombok Barat Serupa Kolam Pertalite, SPBU Pun Dibuat Kaget

Sumur Warga di Lombok Barat Serupa Kolam Pertalite, SPBU Pun Dibuat Kaget

Bali | Kamis, 05 Oktober 2023 | 12:32 WIB

PAM Jaya Janji Bangun Reservoir Komunal di Semua Lokasi Krisis Air di Jakarta

PAM Jaya Janji Bangun Reservoir Komunal di Semua Lokasi Krisis Air di Jakarta

Jakarta | Rabu, 04 Oktober 2023 | 21:33 WIB

Terkini

Tolak Hasil RUPS, Andi Harun Soroti Kejanggalan Pencopotan Direksi Bankaltimtara

Tolak Hasil RUPS, Andi Harun Soroti Kejanggalan Pencopotan Direksi Bankaltimtara

Kaltim | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:00 WIB

Volume Transaksi BRImo Rp2.042 Triliun, Ini Kunci Keberhasilannya

Volume Transaksi BRImo Rp2.042 Triliun, Ini Kunci Keberhasilannya

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:58 WIB

Tak Kuat 'Dikuliti' Netizen? Akun Instagram Ahmad Dhani Mendadak Menghilang

Tak Kuat 'Dikuliti' Netizen? Akun Instagram Ahmad Dhani Mendadak Menghilang

Entertainment | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:56 WIB

Tumbuhkan Literasi Keuangan Sejak Dini Bersama BRI Peduli

Tumbuhkan Literasi Keuangan Sejak Dini Bersama BRI Peduli

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:51 WIB

Merayakan Super Grand Prize, Bank Sumsel Babel Perkuat Kepercayaan dan Loyalitas Nasabah

Merayakan Super Grand Prize, Bank Sumsel Babel Perkuat Kepercayaan dan Loyalitas Nasabah

Sumsel | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:51 WIB

Menantu Jadi Dalang Pembunuhan Mertua: Sakit Hati, Bawa Kabur Barang Berharga

Menantu Jadi Dalang Pembunuhan Mertua: Sakit Hati, Bawa Kabur Barang Berharga

Riau | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bukan Lagi Hemat, Bawa Lunch Box di SCBD Kini Dianggap Lebih 'Kelas'

Bukan Lagi Hemat, Bawa Lunch Box di SCBD Kini Dianggap Lebih 'Kelas'

Jakarta | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:34 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari

Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari

Jakarta | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI

Berapa Skor TOEFL untuk LPDP? Kini Ada Tambahan Pembekalan dari TNI

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:15 WIB