JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) ZulkifliHasan mengatakan sudah saatnya busana muslim Indonesia atau busana Modest Fashion mendominasi dan membanjiri pasar internasional, apalagi mengingat Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia.
“Saya rasa sudah saatnya Indonesia go global, mendunia, khususnya busana muslim. Kami akan mendukung Kementerian Perdagangan dalam segala hal," kata Zulkifli pada Road To
Jakarta Muslim Fashion Week Selasa di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta.
Kemendag mendukung desainer lokal yang memiliki visi untuk mempresentasikan karyanya ke pasar luar negeri sehingga Indonesia dapat menjadi kiblat fashion muslimah di dunia fashion designer atas kendala yang mereka hadapi untuk menembus pasar global dan berencana untuk menindaklanjutinya. diskusi dengan
pihak terkait lainnya.
"Namun pada prinsipnya tentunya pemerintah terutama dari Kementerian Perdagangan, mendukung penuh agar kita bisa menjadi Mekkah busana muslim dunia. Zulkifli mengatakan bahwa kaum muslimin ekspor sandang mencapai sandang pada Semester pertama $2,8 miliar, naik 39,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar $2,04 miliar.
" Meskipun naik, "masih rendah. Kami peringkat 13 di antara Eksportir garmen muslim di dunia, kami memiliki pangsa sekitar 1,86 persen, yang sangat rendah," katanya.
Ia mengatakan, pemerintah sedang menyiapkan "jalan tol" melalui perjanjian kerja sama dengan negara lain agar ekspor produk fesyen tidak menemui kendala seperti perjanjian kerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA). , yang saat ini sedang menunggu ratifikasi. “Sekarang kami memiliki hub untuk Afrika, Timur Tengah, Bangladesh, Pakistan, India, yaitu melalui Uni Emirat Arab, Dubai, dengan tarif 0 persen. Kami memasuki pasar internasional, termasuk tentunya busana muslim,” ujarnya
Pada puncak Pekan Busana Muslim Jakarta ( JMFW) yang akan digelar pada Oktober mendatang, Zulkifli berharap event tahunan ini menjadi tonggak bagi Modest Fashion untuk menaklukkan pasar global. . Tidak hanya JMFW, Zulkifli mengatakan pihaknya juga akan mendukung acara fashion internasional yang menampilkan brand lokal.
"Ada 40 perwakilan ITPC di Departemen Perdagangan. Jadi kalau nanti ada pameran serupa, kami akan berusaha mengirimkan desainer kami ke pameran dan menarik pengusaha dalam negeri ke pameran,” ujarnya.
Reporter: Rizka Khaerunnisa
Baca Juga: Ditengah Isu BBM, Tarif Angkutan Kota di Bogor Dikabarkan Bakal Naik, Ini Tanggapan Ketua Organda
María Rosari Dwi Putri © ANTARA