Pengemudi Ojol Soal Tarif Ditengah BBM Naik, Gedean Capeknya daripada Ongkosnya

Serang

Rabu, 07 September 2022 | 06:17 WIB
Pengemudi Ojol Soal Tarif Ditengah BBM Naik, Gedean Capeknya daripada Ongkosnya
ojek online mengeluh kenaikan BBM (suara.com)

Suaraserang.id - Kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi memang berdampak pada kenaikan sejumlah bahan pokok, namun kenyataannya  belum berdampak pada kenaikan biaya transportasi. wartawan suara.com bertemu dengan salah satu pengendara Ojol bernama Ujang.

Dia mengeluh sudah berapa hari kenaikan BBM, tapi tarif ojol belum juga naik. Padahal, kata dia, pendapatan yang diterima perusahaan  cukup besar dari para pengemudi. "Perusahaan juga sudah berkali-kali mendapat masukan dari kami, tapi ya masih sama saja," kata Ujang dalam rapatnya, Selasa (6/9/2022).

Ujang mengaku kenaikan BBM ini berdampak kepada kehidupannya sehari - hari dalam menghidupi keluarganya. Sehingga ia harus menyisihkan uang untuk kehiduan sehari - hari kini harus dipakai untuk mengisi BBM untuk sepeda motornya.

“Tiap hari ngojek pendapatan juga gak seberapa. Biasanya sekali ngisi bensin Rp 15 ribu udah bisa dapet dua liter, ini cuma dapet seliter lebih dikit. Gedean capeknya daripada ongkosnya,” ungkap Ujang.

Ujang mengaku bantuan yang dijanjikan Presiden Joko Widodo dengan meminta pemerintah daerah agar menyisihkan anggarannya di sektor transportasi hingga kini belum terealisasikan.

“Bantuan belum ada yang saya terima. Enggak terlalu berharap banyak deh sama yang gituan. Belum tentu itu mah,”ujar Ujang.

Ujang pun kini hanya kepedulian pemerintah untuk menaikan tarif ojol. Untuk disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang memang sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami kan orang kurang mampu biasanya pake pertalite. Sekarang naik begini harganya kan kita jadi bingung. Isi bensin aja sekarang minimal sehari dua liter udah dua puluh ribu, belum beli makannya. Susah deh,” ungkap Ujang.

Sementara itu, Amirudin supir mikrolet mengaku masih bingung apakah akan menaikan tarif angkutannya tersebut. Lantaran, para penumpangnya mengaku banyak yang mengeluh.

baca juga

“Kan kalo M01 tarif sebelumnya emang udah Rp 4 ribu, nah kalo udah naik gini harga BBM kan tarifnya mau dinaikkin juga. Cuma kadang kan kita kalo minta tambahan seribu atau enggak ngasih kembalian seribu, suka dinyanyiin sama penumpang. Bilangnya biasanya empat ribu, kenapa sekarang naik. Gitu deh, jadi sekarang mah kesadaran penumpang aja udah," imbuhnya

suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buruh Berpotensi Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM, Pemprov Jabar Siapkan Hal Ini

Buruh Berpotensi Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM, Pemprov Jabar Siapkan Hal Ini

Bekaci | Rabu, 07 September 2022 | 05:00 WIB

Antisipasi Kenaikan Harga BBM, Pemkot Depok Gelar Pasar Murah

Antisipasi Kenaikan Harga BBM, Pemkot Depok Gelar Pasar Murah

Jabar | Rabu, 07 September 2022 | 05:30 WIB

Faisal Basri: Meski Pahit, Penaikan Harga BBM Harus Dipahami

Faisal Basri: Meski Pahit, Penaikan Harga BBM Harus Dipahami

Bisnis | Rabu, 07 September 2022 | 05:05 WIB

Terkini

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:09 WIB

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Bekaci | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Airlangga Janji Pertalite Tidak Akan Ada Kenaikan Sampai Desember

Airlangga Janji Pertalite Tidak Akan Ada Kenaikan Sampai Desember

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram

Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi

Sandiwara Begal Sadis Way Pengubuan Berakhir di Jeruji Besi

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:53 WIB

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:50 WIB

×