Analisa Pakar: Demokrat Merasa Dipecundangi, SBY Turun Gunung Cari Kambing Hitam

Serang Suara.Com
Jum'at, 30 September 2022 | 20:57 WIB
Analisa Pakar: Demokrat Merasa Dipecundangi, SBY Turun Gunung Cari Kambing Hitam
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan keterangan pers terkait pencatutan namanya dalam skandal korupsi KTP elektronik di DPP Partai Demokrat, Jakarta,. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Pernyataan Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengaku siap turun gunung dalam pemilihan umum 2024, banyak menyedot perhatian, apalagi disebutkan SBY adanya dugaan kecurangan dalam pelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

Tak aneh bila hubungan PDI Perjuangan dan partai Demokrat agak memanas terkait dengan pernyataan SBY tersebut. PDIP menilai Demokrat asal menuding, sementara Demokrat menilai pernyataan SBY sebatas untuk mengobarkan semangat para kadernya.

Pakar komunikasi politik Profesor Tjipta Lesmana, menilai dengan pandangan yang berbeda. Ia secara terang-terangan menilai pernyataan SBY sebagai upaya mencari kambing hitam.

"Kita buka-bukaan aja di sini, memang konteksnya hubungan Bu Mega dan Pak SBY sejak 20 tahun terakhir kurang baik. Makin lama makin panas, (apalagi) 2024 makin dekat, " kata Tjipta pada Jumat (30/9/2022) di acara Dua Sisi, dikutip Suara.com dari channel YouTube tvOneNews.

Di sisi lain, Partai Demokrat mulai ketar-ketir kebingungan karena elektabilitas partainya tak kunjung meningkat. Menurut Tjipta, hal inilah yang mendorong munculnya tuduhan kecurangan pemilu hingga SBY siap turun gunung.

"Pejabat Demokrat melihat, 'Aguh, partai kita masih rendah terus ni surveinya.' Mungkin ya, maaf, ini analisa saya, meskipun (ahli) komunikasi bisa salah. (Elektabilitas Demokrat rendah) lalu dicarilah semacam, 'Maaf, kambing hitam,'" kata Tjipta.

"Ini ada yang ngga beres ini. Waduh kita dipecundangi ini, cuma dua pasang (yang bisa maju di pilpres 2024)," sambungnya, yang seolah menirukan yang terjadi di internal partai Demokrat.

Tjipta juga menyanggah kesaksian politikus Partai Demokrat Diska Putri yang mengatakan SBY tidak secara spesifik menuding pihak mana yang terkait dengan pidatonya itu.

"Kalau kita tahu konteksnya, oh jelas, pernyataan itu ditujukan kepada siapa. bagi saya orang komunikasi, itu ditujukan ke Bu Mega dan Pak Jokowi, itu jelas sekali," terangnya.

Baca Juga: 5 Bisnis Lesti Kejora dan Rizky Billar, Terancam Masalah Akibat KDRT Apalagi Jika Cerai

"Ini namanya konteks, karena memang sudah lama bermusuhan. Lalu yang kedua, Pak Jokowi ini memang very-very close, dekat dengan Bu Mega,” lanjut pakar komunikasi politik itu.

Kedekatan Joko Widodo dugaan Megawati Soekarnoputri yang disebut oleh Prof Tjipta Lesmana ini dibenarkan oleh politisi PDI-P Masinton Pasaribu. Ini Perseteruan Megawati dan SBY diduga berawal dari peristiwa kerusuhan 27 Juli, atau yang juga dikenal Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli alias Kuda Tuli.

SBY disebut-sebut terlibat dalam pemberontakan yang menargetkan Megawati Soekarnoputri dan PDIP (saat itu dikenal sebagai Partai Demokrasi Indonesia/PDI) pasca Kejadian ini juga yang menyebabkan PDI bertransformasi menjadi PDI-P.

Namun begitu, Megawati kemudian mengangkat SBY sebagai Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) saat Mega menjadi Presiden pada periode 2001 hingga 2004.

Namun pada akhirnya, SBY mundur dari kabinet Megawati, dan memunculkan isu bahwa dia merasa sang Presiden tidak menghargainya.

Persaingan semakin nyata saat keduanya memperebutkan suara rakyat untuk bertarung dalam pemilu 2004 yang menghasilkan kemenangan SBY. Tongkat pemerintahan juga diserahkan dari Megawati dan PDIP kepada SBY dan Partai Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI