Polisi menduga adanya beberapa gas air mata polisi yang digunakan dalam tragedi Kanjuruhan telah habis masa berlakunya atau kadaluwarsa. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak Polri.
Gas air mata digunakan saat terjadinya kericuhan suporter pendukung di Stadion Kanjuruhan. Polisi memastikan efek dari cairan kimia tersebut berkurang daripada yang belum kedaluwarsa.
"Ada beberapa yang ditemukan (gas air mata) tahun 2021, saya masih belum tahu pasti berapa jumlahnya, tapi ada beberapa," ujar Kepal Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta.
Dedi juga menegaskan bahwa sebagian besar gas air mata yang digunakan saat itu (chlorobenzalmalononitrile/CS) adalah gas air mata yang masih berlaku untuk jenis CS merah dan biru.
Dedi menjelaskan ada tiga jenis gas air mata yang digunakan oleh personel Brimob di seluruh Indonesia yaitu merah, biru dan hijau.
![Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo ; Dedi Prasetyo ; Sidang Banding Kode etik Ferdy Sambo [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/10/10/1-kadiv-humas-polri-irjen-pol-dedi-prasetyo-dedi-prasetyo-sidang-banding-kode-etik-ferdy-sambo.jpg)
Penggunaannya juga akan diatur sesuai eskalasi masif dan tingkat kontigensi yang telah terjadi. Gas air mata hijau pertama yang digunakan berupa asap, saat ditembakkan terjadi ledakan di udara yang mengandung asap putih. Gas air mata kedua, yang berwarna biru untuk membubarkan massa, bersifat sedang.
"Jadi kalau klaster dalam jumlah kecil, digunakan gas air mata tingkat kekuatan sedang," katanya.
Kemudian gas air mata merah digunakan untuk mengurangi massa dalam jumlah besar atau banyak.
"Jadi, mengutip pakar, semua tingkatan level ini, CS atau gas air mata pada tingkat tertinggi, tidak ada yang mematikan,” sambung Dedi.
Mengenai gas air mata yang kadaluwarsa, Dedi mengatakan setiap gas air mata memiliki batas waktu penggunaannya, namun sangat berbeda dengan kadaluwarsa pada makanan yang menyebabkan jamur dan bakteri yang dapat mempengaruhi kesehatan.
Gas air mata yang berbahan dasar kimia, lanjut Dedi, kebalikan dari sifat makanan, sifat kadaluarsa kadar kimianya menurun atau berkurang.
Sama dengan efektivitas gas air mata ini saat ditembakkan tidak bisa lebih efektif lagi. Setelah gas air mata kadaluwarsa, partikel-partikel seperti bedak akan tertinggal saat ditembakkan.
![Tembakan gas air mata ke arah tribun penonton di Kanjuruhan Malang [Foto: Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/10/03/1-tembakan-gas-air-mata-ke-arah-tribun-penonton-di-kanjuruhan-malang.jpg)
Ini jika ditembakkan dan menjadi ledakan diatas,saat terjadi ledakan, akan timbul partikel-partikel kecil yang terhirup, lalu mengenai mata dan menimbulkan rasa perih.
"Jadi kalau sudah kadaluwarsa misalnya, kadar kapasitas gas air mata kimia juga akan menurun," terang Dedi.
Perihal temuan gas air mata kadaluwarsa itu diungkapkan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berdasarkan informasi yang diterima, saat ini informasi temuan tersebut sedang pendalaman penyelidikan.