Aksi Sujud Massal Polisi Meminta Maaf Tragedi Kanjuruhan, Pengamat: 'Tak perlu dan Lebay'

Serang

Selasa, 11 Oktober 2022 | 22:57 WIB
Aksi Sujud Massal Polisi Meminta Maaf Tragedi Kanjuruhan, Pengamat: 'Tak perlu dan Lebay'
Polisi sujud massal, Polresta Malang minta maaf ke aremania, sujut mohon ampun ke aremania (Humas Polresta Malang)

Aksi yang dilakukan anggota kepolisian di Mapolres Kota Malang, yakni melakukan sujud massal meminta maaf atas tragedi Kanjuruhan, dianggap sebagai aksi Lebay. 

Karena yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat saat ini adalah pengusutan secara menyeluruh atas kasus yang merenggut nyawa 132 orang suporter itu.

Pernyataan itu disampaikan oleh Pakar Manajemen Isu dan Krisis, Maulana Pia Wulandari dari Universitas Brawijaya (UniBraw). Bahkan, ia menilai aksi sujud yang dipimpin Kapolres Kota Malang Kombes Pol Budi Hermanto dengan narasi meminta maaf kepada para Aremania, korban tragedi Kanjuruhan, tidak perlu dilakukan. 

Menurut saya itu berlebihan dan tidak perlu, kalau kata anak-anak sekarang namanya lebay," ujarnya seperti dikutip SuaraMalang.id, Selasa (10/11/2022).

Polisi sujud massal, Polresta Malang minta maaf ke aremania, sujut mohon ampun ke aremania [Humas Polresta Malang]
Polisi sujud massal, Polresta Malang minta maaf ke aremania, sujut mohon ampun ke aremania (sumber: Humas Polresta Malang)

Selain itu, ia mengatakan insiden kelam yang menewaskan 132 orang itu bukan level lokal. Karena saat ini tragedi Kanjuruhan telah menarik perhatian dunia internasional.

"Jadi kalau Kapolres yang meminta maaf, kok tidak layak ya? Bukan juga  kewenangannya, kalau kita bicara bahasa organisasi, seharusnya Kapolri  (pucuk pimpinan institusi) yang meminta maaf kepada publik,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam konteks bahasa komunikasi, setiap organisasi, lembaga atau insitusi memiliki cara tertentu untuk meminta maaf kepada publik.

Ia pun merujuk kepada strategi crisis coorporate apologia, yakni organisasi yang melakukan kesalahan kepada publikdan meminta maaf, maka tujuannya adalah untuk mengakui kesalahannya dan mengurangi sanksi sosial.

"Jadi kalau sampai bersujud, itu tidak pantas dilakukan, karena polri adalah lembaga hukum," katanya.

baca juga
Ribuan Suporter gelar Doa Bersama dan Shalat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa]
Ribuan Suporter gelar Doa Bersama dan Shalat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan (sumber: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa)

Selain cara itu berlebihan, Pia juga memandang aksi tersebut sangat janggal. Karena tidak ada keluarga korban yang hadir.

"Janggal, meminta maaf ke siapa? karena tidak ada kerabat korban yang dihadirkan," katanya.

Kemudian, Pia juga menekankan, bahwa masyarakat saat ini membutuhkan kejelasan tentang proses hukum  penyelidikan dan pengusutan kasus Tragedi Kanjuruhan.

"Itu (sujud massal) tidak dibutuhkan Masyarakat saat ini, justru yang paling dibutuhkan masyarakat adalah kejelasan kasus tersebut agar bisa diusut tuntas," ujarnya.

(suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM Klaim Punya Video Kunci Awal Mula dari Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM Klaim Punya Video Kunci Awal Mula dari Tragedi Kanjuruhan

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 21:42 WIB

Komnas HAM Sebut Pengaturan Laga Arema Vs Persebaya Digelar Malam Hari Sangat Struktural

Komnas HAM Sebut Pengaturan Laga Arema Vs Persebaya Digelar Malam Hari Sangat Struktural

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 21:35 WIB

Dugaan Intervensi dari Iklan Rokok, Alasan Arema FC vs Surabaya Kekeh Digelar Malam Hari

Dugaan Intervensi dari Iklan Rokok, Alasan Arema FC vs Surabaya Kekeh Digelar Malam Hari

Serang | Senin, 10 Oktober 2022 | 20:46 WIB

Polresta Malang Gelar Sujud Ampun, Memohon Maaf pada Korban Tragedi Kanjuruhan

Polresta Malang Gelar Sujud Ampun, Memohon Maaf pada Korban Tragedi Kanjuruhan

Serang | Senin, 10 Oktober 2022 | 19:48 WIB

Polri Pastikan Efek Gas Air Mata Kadaluwarsa Tak Mematikan dalam Tragedi Kanjuruhan

Polri Pastikan Efek Gas Air Mata Kadaluwarsa Tak Mematikan dalam Tragedi Kanjuruhan

Serang | Senin, 10 Oktober 2022 | 17:44 WIB

Ketum PSSI Iwan Bule Didesak Mundur, Pemerintah Angkat Tangan

Ketum PSSI Iwan Bule Didesak Mundur, Pemerintah Angkat Tangan

Serang | Senin, 10 Oktober 2022 | 01:19 WIB

Fadli Zon Nyinyiri Pernyataan Jokowi soal Tangga Penyebab Tragedi Kanjuruhan

Fadli Zon Nyinyiri Pernyataan Jokowi soal Tangga Penyebab Tragedi Kanjuruhan

Serang | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:15 WIB

Begini Tanggapan Ketum PSSI Iwan Bule terkait Penetapan Tersangka Dirut PT. LIB

Begini Tanggapan Ketum PSSI Iwan Bule terkait Penetapan Tersangka Dirut PT. LIB

Serang | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 02:11 WIB

Terkini

Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:20 WIB

Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online

Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08 WIB

Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya

Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?

5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:05 WIB

Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa

Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:59 WIB

Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan

Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:59 WIB

Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat

Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:55 WIB

Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan

Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan

Surakarta | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:51 WIB

5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga

5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:50 WIB

Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?

Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:48 WIB

×