Anies Tampak Enggan Gandeng AYH, Pengamat: Tak penuhi 3 kriteria, nilai jualnya sangat kecil

Serang

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 16:26 WIB
Anies Tampak Enggan Gandeng AYH, Pengamat: Tak penuhi 3 kriteria, nilai jualnya sangat kecil
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym

Anies Baswedan disebut-sebut enggan menggandeng Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapresnya pada pemilihan umum 2024. Kabar ini muncul setelah Anies membeberkan kriteria calon cawapres pendampingnya.

Melansir dari laman Wartaekonomi.co.id--jaringan suara.com, Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai AHY tidak memenuhi tiga kriteria yang diajukan Anies.

"Dalam politik, diperlukan beberapa kriteria untuk membentuk koalisi seperti yang dicita-citakan Anies untuk calon wakil presidennya," kata Fernando Emas dalam siaran persnya, Kamis (20/10/2022).

Baginya, wajar jika Anies meragukan AHY, terutama dalam hal memenuhi kriteria. Peluang Anies memenangkan Pilpres 2024 disebut-sebut sangat tipis jika disandingkan dengan putra Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Oleh karena itu, dia ragu AHY bisa meningkatkan suara masyarakat untuk memilih Anies di pemilu 2024 mendatang.
 
"Bagus juga kalau Anies sepertinya enggan berpasangan dengan AHY, karena nilai jual AHY selama ini sangat kecil sekali," kata Fernando.

"Kalau ikut dalam pilpres, dan itu sangat-sangat kecil kemungkinan untuk bisa membantu pasangan itu memenangkan pilpres 2024 nanti. Maka, bukan sekedar meremehkan AHY, tetapi memang ada ada perhitungan dalam politik," lanjutnya.

Fernando pun mengomentari reaksi Partai Demokrat yang sudah meyakini duet Anies-AHY sudah tepat dan punya alasan kuat untuk maju di Pilpres 2024.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) makin menunjukan kedekatannya dengan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. (Foto dok. Demokrat)
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) makin menunjukan kedekatannya dengan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. (Foto dok. Demokrat) (sumber:)

Adapun kriteria pertama Anies adalah calon pendamping yang memberikan kontribusi menunjukkan dalam pemenangan. Fernando memperkirakan kriteria tersebut tidak dapat dicapai oleh AHY.

Hal itu terbukti sejauh ini elektabilitas AHY masih rendah dan belum bisa meningkatkan elektabilitas dari Anies jika mereka dicocokkan dalam survei.

baca juga

Fernando mengakui bahwa AHY memiliki modal mentereng sebagai Ketua Umum partai dan juga mantan militer.

Namun, kedua faktor tersebut dinilai masih kurang memotivasi masyarakat untuk mendukungnya di Pilpres 2024.

"Kalau melihat elektabilitas, memang AHY ini sangat tidak membantu untuk bisa berpasangan dengan Anies. Tapi ada satu nilai jual untuk AHY, yaitu sebagai mantan militer," aku Fernando.

"Tapi kan sangat kurang menjual juga karena masyarakat Indonesia sangat-sangat  meragukan dari segi pangkat dan jabatan di militer." tambahnya.

Selain itu, Fernando menilai AHY berdasarkan dengan kriteria kedua yang ditunjukkan oleh Anies. Pada kriteria kedua ini, Anies membutuhkan seseorang yang dapat membantu memperkuat stabilitas koalisi.

Dan lagi-lagi, ia menilai pasangan Anies-AHY secara politis tidak cocok secara hitungan politik. Ini akan ada gesekan antar sesama parpol lain.

"Sebenarnya kalau saya lihat dari apa yang dikatakan Anies itu dalam hitungan politik seharusnya pas, karena yang dibutuhkan Anies tentu bukan figur partai politik," kata Fernando. 

“Anies kan non parpol saat dideklarasikan Nasdem,  tentu akan membangun koalisi ketiga parpol itu NasDem, PKS dan Demokrat. Tentunya Anies harus berpasangan dengan non parpol juga, agar kesepakatan ketiga parpol itu bisa tercapai", lanjutnya.

Terakhir, Anies sempat mengatakan butuh partner yang bisa membantu pemerintahan yang efektif, bahkan kriteria itu, kata Fernando, tidak sesuai dengan sosok dari AHY yang tidak punya pengalaman di pemerintahan.

"AHY belum memiliki pengalaman sebagai pejabat publik, sehingga sangat diragukan bisa menjalankan tata kelola pemerintahan dengan baik," jelas Fernando.


"Hal tersebut semakin dapat dibuktikan ketika tidak mampu mengelola Partai Demokrat dengan baik yang menyebabkan kegaduhan di internal Demokrat dan terjadi pengunduran diri kader di beberapa daerah," pungkasnya.

(suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Airlangga Hartarto Pastikan Tidak Undang Anies Baswedan ke Acara Puncak HUT ke-58 Partai Golkar

Airlangga Hartarto Pastikan Tidak Undang Anies Baswedan ke Acara Puncak HUT ke-58 Partai Golkar

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:05 WIB

Nama Luhut Muncul Jadi Kandidat Cawapres, Waketum NasDem Dukung Menko Marves Sebagai Pasangan Anies

Nama Luhut Muncul Jadi Kandidat Cawapres, Waketum NasDem Dukung Menko Marves Sebagai Pasangan Anies

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 15:02 WIB

Duh Nyesek, Nilai Jual AHY Disebut Sangat Kecil Sekali: Wajar Jika Anies Seperti Enggan

Duh Nyesek, Nilai Jual AHY Disebut Sangat Kecil Sekali: Wajar Jika Anies Seperti Enggan

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:31 WIB

Anies Baswedan Dianggap Beri Sinyal Ogah-ogahan Berpasangan dengan AHY di Pilpres, Ini Alasannya

Anies Baswedan Dianggap Beri Sinyal Ogah-ogahan Berpasangan dengan AHY di Pilpres, Ini Alasannya

News | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:28 WIB

Partai Demokrat: Anies-AHY bisa Dwi Tunggal dalam Pemerintahan

Partai Demokrat: Anies-AHY bisa Dwi Tunggal dalam Pemerintahan

Serang | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 02:09 WIB

NasDem Tebar Baliho Kampanye Anies 2024, Pegiat Sosial: 'Etika politik Nasdem Minus'

NasDem Tebar Baliho Kampanye Anies 2024, Pegiat Sosial: 'Etika politik Nasdem Minus'

Serang | Kamis, 20 Oktober 2022 | 22:08 WIB

NasDem: Ganjar-Anies Bakal jadi Rival Seimbang di Pilpres 2024

NasDem: Ganjar-Anies Bakal jadi Rival Seimbang di Pilpres 2024

Serang | Kamis, 20 Oktober 2022 | 02:55 WIB

Video Lautan Manusia Hadiri Perpisahan Gubernur DKI Anies Baswedan Hoaks

Video Lautan Manusia Hadiri Perpisahan Gubernur DKI Anies Baswedan Hoaks

Serang | Selasa, 18 Oktober 2022 | 14:42 WIB

Penuhi 3 Kriteria ini, Auto Jadi Cawapres Anies Baswedan

Penuhi 3 Kriteria ini, Auto Jadi Cawapres Anies Baswedan

Serang | Selasa, 18 Oktober 2022 | 01:10 WIB

AHY akan selalu Kritik Jokowi, Cuma bisa Puji SBY

AHY akan selalu Kritik Jokowi, Cuma bisa Puji SBY

Serang | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 00:49 WIB

Terkini

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Sumut | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing

Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing

Sport | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji

Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt

Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×