serang

Angka Positif Covid-19 di Indonesia Naik 3.008 Kasus, DKI Jakarta Masih Tertinggi

Serang Suara.Com
Rabu, 26 Oktober 2022 | 04:55 WIB
Angka Positif Covid-19 di Indonesia Naik 3.008 Kasus, DKI Jakarta Masih Tertinggi
Ilustrasi pasien Covid-19 yang sedang dirawat. (Istimewa)

Kementerian Kesehatan pada Selasa (25/10/2022) menyebutkan jumlah kasus positif Covid-19,  meningkat menjadi 3008 kasus. Provinsi DKI Jakarta masih berada di posisi kasus tertinggi dengan 889 kasus.


Dalam siaran pers Kementerian Kesehatan menunjukkan Jawa Timur dan Jawa Barat berada di urutan kedua dan ketiga dengan masing-masing 461 dan 437 kasus.


Diikuti oleh provinsi Banten di urutan keempat dengan peningkatan 250 kasus. Jawa Tengah berada di urutan kelima dengan 226 kasus tambahan.


Kementerian Kesehatan juga menyampaikan bahwa hari ini ada 11 provinsi yang mencatat penambahan kasus Covid-19 dari 10 kasus. Selain itu, ada dua provinsi yang tidak lagi penambahan kasus Covid-19, yakni Gorontalo dan Maluku.


Sedangkan jumlah pasien yang sembuh dari penularan Covid-19 di Tanah Air saat ini mencapai 1.757 pasien, dengan jumlah tertinggi disumbangkan oleh DKI Jakarta dengan 490 pasien sembuh. Jawa Barat menempati urutan kedua dengan 267 pasien sembuh.


Jawa Timur dan Banten menempati urutan ketiga dan keempat dengan masing-masing 239 dan 227 pasien sembuh. Jawa Tengah menempati urutan kelima dengan 153 pasien sembuh.

Ilustrasi Penerapan Protokol Kesehatan [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Ilustrasi Penerapan Protokol Kesehatan (sumber: Suara.com/Angga Budhiyanto)

Sementara, jumlah pasien yang meninggal akibat penularan Covid-19 di Tanah Air tercatat sebanyak 21 orang. Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini adalah sebanyak 69.498 spesimen dengan tingkat positif sebesar 8,5 persen.


Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia ( PAEI), Masdalina Pane mengingatkan masyarakat untuk tetap memperkuat protokol kesehatan untuk mencegah adanya resiko penularan Covid-19 varian XBB yang mulai menjangkit di Indonesia.


“Masyarakat perlu tetap memperkuat protokol kesehatan, mengingat varian XBB saat ini sudah banyak ditemukan di Indonesia,” kata Masdalina.

Baca Juga: Penerapan MLFF di Ruas Tol JORR S dan Jagorawi Diprediksi Kurangi Macet Wilayah Jaksel


Dia menjelaskan bahwa subvarian XBB atau BA.2.10 adalah pengingat akan perlunya disiplin saat mengenakan masker, mencuci tangan, dan menghindari keramaian atau kerumunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI