Baru-baru ini Willy Aditya Ketua DPP Partai NasDem menyampaikan pesan Surya Paloh, Selasa 17 Januari 2023. Pasca ketum partai politik itu mengumpulkan para kader atau anggota Fraksi NasDem DPR RI, di NasDem Tower, Senin (16/1/2023) di NasDem Tower, Jakarta Pusat.
Pada kesempatannya Willy Aditya mengatakan, bahwa para kader untuk tidak resiprokal. Lalu apa itu arti dan makna dari Resiprokal?
Berikut kami jelaskan apa itu resiprokal, dan penggunaan dalam kalimat Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Resiprokal merupakan kata yang menurut KBBI adalah kata kerja yang artinya saling berbalasan. Lalu bagaimana secara sosial masyarakat menerapkan kata resiprokal.
Agar sobat serang.suaracom tahu, bahwa penggunaan verb alias kata kerja resiprokal memang acap terdengar di tengah kehidupan bermasyarakat.
Yang mana kata kerja tersebut memiliki makna, "Saling menyatakan perbuatan dua lawan bicara dalam waktu bersamaan."
Resiprokal salah satu verba dalam Bahasa Indonesia dan bagian dari morfologi. Kemudian ini salah satu perkembangan akan Bahasa Indonesia dalam penggunaan kata.
![Anies Baswedan didampingi Ketua DPW Partai NasDem Fadly Amran dan Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya saat berkunjung ke INS Kayu Tanam, Sumbar [Kariadil Harefa/Serang.Suara,com]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/12/03/1-ketua-dpp-partai-nasdem-willy-aditya-dan-anies.jpg)
Untuk kamu ketahui bahwa dalam Bahasa Indonesia ada dua bentuk verba atau verb, seperti verba asal atau bebas kemudian ada verb turunan.
Pada kedua verba tersebut, terdapat verba dasar seperti verba aktif, pasif, kemudian verb resiprokal, non-resiprokal.
Baca Juga: Jalanan Jakarta Akan Berbayar, Solusi Urai Kemacetan?
Bukan itu saja verba reflektif, verba nonreflektif, verba telis, verba atelis, dan lain-lain. Kata Resiprokal menurut dalam buku tata bahasa akan kamu temukan di dalamnya.
Biasanya ada dalam afiks ber-, ber(-an), dan makna kata ulang. Verba resiprokal menjadi salah satu subkategori verba dalam bahasa Indonesia, seperti kata Kridalaksana (1986:53).
Kemudian kata Alisjahbana (1986:25) bahwa salah satu makna awalan ber- adalah menyatakan saling.
Misalnya : berperang, bertinju, berdamai, berjanji, berkelahi, dan bergulat. Bukan itu saja Alisjahbana mengurai lebih dekat, resiprokal adalah salah satu kata ulang mengandung makna "Saling" seperti tuduh-menuduh.
Yang katanya lagi, terdapat "saling menuduh" dengan contoh: seseorang menuduh yang lain dan yang lain balik menuduh orang tersebut.
Seperti kata yang disampaikan Willy Aditya sebelumnya dalam berita Takut Salah Ngomong! Tiba-Tiba Kader NasDem Dikumpulkan Surya Paloh di Tower.
Willy Aditya menyampaikan pesan Ketum Partai NasDem Surya Paloh, bahwa ia menekankan, untuk kader tidak sekali-sekali coba memprovokasi NasDem dan Jokowi.
"Itu resiprokal yang harus dijaga, andaikata ada provokasi dari pihak lain memang wajar, tapi dari dalam jangan pernah sekali-sekali memprovokasi," tegasnya. [*]