Baintelkam Polri Pernah "Bidik" Yunus Wonda Tapi Keder, KPK Bakal Ulang Panggil Kader Demokrat

Serang | Suara.com

Kamis, 19 Januari 2023 | 15:25 WIB
Baintelkam Polri Pernah "Bidik" Yunus Wonda Tapi Keder, KPK Bakal Ulang Panggil Kader Demokrat
Ketua DPRP Papua Yunus Wonda (Dokumentasi Pribadi)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menjadwalkan ulang pemanggilan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Papua, Yunus Wonda.

Alasan penyidik memanggil Yunus Wonda guna mengorek keterangan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi Lukas Enembe, Gubernur Papua non-aktif yang telah KPK tetapkan sebagai tersangka korupsi suap medio September 2022.

Hal itu diutarakan Kepala Bidang Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Selasa (17/1/2023) kepada jurnalis di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Sementara keluarga Lukas Enembe telah KPK periksa yang berlangsung Rabu kemarin, (18/1/2023), mulai dari istrinya bernama Yulce Wanda dan Astract Bona Timoro Enembe anak Lukas Enembe.

Sementara dari sisi lain, menurut data Badan Intelijen dan Keamanan Polri (Baintelkam Polri) yang masuk, Kamis (19/1/2022), kalau Yunus Wonda diduga pernah terlibat dalam penggunaan dana otonomi khusus (Otsus) Papua.

Hanya saja sumber Baintelkam Polri tidak mengurai secara detail terkait aliran dana tersebut, akan tetapi cuma mengurai data bahwa jumlah itu mencapai sekira Rp1,8 triliun.

Mencocokan data terkait harta kekayaan Ketua DPRD Provinsi Papua dengan mengakses link web elhkpn.kpk.go.id dan siharka.menpan.go.id tidak ada catatan spesifik, dari tahun 2021 sampai 2022.

Hanya saja dalam laman elhkpn.kpk.go.id mengurai aset Ketua DPRD Papua Yunus Wonda asal Fraksi Partai Demokrat itu senilai Rp 1,8 miliar (tanah dan bangunan) dan itu sebelum 2021.

Yunus Wonda pun kini dalam pengawasan KPK, seperti tutur Ali Fikri, Selasa (17/1/2023) kepada jurnalis.

"Yang bersangkutan (Yunus Wonda-red) tidak datang dalam pemeriksaan terkait kasus yang menyeret Lukas Enembe," ucap Ali Fikri di kantor Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Hingga berita ini turun Yunus Wonda pun belum mengeluarkan keterangan resmi. Walau demikian, KPK berjanji akan melayangkan surat pemanggilan lagi kepada pucuk pimpinan wakil rakyat daerah Papua, Indonesia. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditetapkan Tersangka Usai Dituding Sebar Video Syur Bersama Ketua DPRD PPU, FA Ngadu ke Komnas Perempuan

Ditetapkan Tersangka Usai Dituding Sebar Video Syur Bersama Ketua DPRD PPU, FA Ngadu ke Komnas Perempuan

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 15:15 WIB

KPK Disebut Paksakan Periksa Lukas Enembe Padahal Lagi Sakit, Kuasa Hukum Bakal Ngadu ke Komnas HAM

KPK Disebut Paksakan Periksa Lukas Enembe Padahal Lagi Sakit, Kuasa Hukum Bakal Ngadu ke Komnas HAM

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 14:38 WIB

'Saya Merasa Ada Chemistry' AHY Respons Soal Peluang Jadi Cawapres Anies di Pilpres 2024

'Saya Merasa Ada Chemistry' AHY Respons Soal Peluang Jadi Cawapres Anies di Pilpres 2024

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 14:05 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

Arus Balik Lebaran: 52.926 Penumpang Tiba di Jakarta, Pasar Senen Terpadat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:37 WIB

Mengenal Staf Kepelatihan John Herdman: Dari Eks Asisten Kluivert hingga Talenta Lokal

Mengenal Staf Kepelatihan John Herdman: Dari Eks Asisten Kluivert hingga Talenta Lokal

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:37 WIB

Lompat di Tengah Suapan Nasi: Kisah Haru ASN Bogor Gugur Selamatkan Bocah di Pantai Padabumi

Lompat di Tengah Suapan Nasi: Kisah Haru ASN Bogor Gugur Selamatkan Bocah di Pantai Padabumi

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:35 WIB

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

Rumah di Kembangan Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya Berlebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:33 WIB

Bukan Hoaks! Inilah Sosok 'Monster Laut' Tertangkap Kamera di Makassar

Bukan Hoaks! Inilah Sosok 'Monster Laut' Tertangkap Kamera di Makassar

Sulsel | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:30 WIB

Drakor Memasak Final Table Umumkan Jajaran Pemain, Siap Tayang Paruh Kedua

Drakor Memasak Final Table Umumkan Jajaran Pemain, Siap Tayang Paruh Kedua

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:30 WIB

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Tatap Muka, Menko PMK: Hindari Learning Loss

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:29 WIB

Renungan Jujur Pasca Lebaran: Euforia Usai, Makna Apa yang Tertinggal?

Renungan Jujur Pasca Lebaran: Euforia Usai, Makna Apa yang Tertinggal?

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:27 WIB

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

Kenaikan Suhu Bumi Melonjak 75 Persen, Sinyal Bahaya atau Fluktuasi Jangka Pendek?

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:22 WIB

Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila

Nekat Bawa 18 Nyawa! Tragedi Gagal Nyalip Bus di Pangandaran Renggut Nyawa Nadila

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:21 WIB