Polisi Bongkar Info Intelijen Jual Beli Senjata Ilegal via Pilot Pengangguran, Punya Hubungan degnan Lukas Enembe?

Serang

Kamis, 09 Februari 2023 | 22:47 WIB
Polisi Bongkar Info Intelijen Jual Beli Senjata Ilegal via Pilot Pengangguran, Punya Hubungan degnan Lukas Enembe?
Potret foto Anton Gobay pilot pengangguran terlibat penyelundupan senjata api ilegal. (Polri)

Kasus tersangka kasus suap dan gratifikasi Lukas Enembe kini melebar sampai jual beli senjata ilegal dari Filipina ke Indonesia.

Hingga saat ini polisi masih mendalami terkait hubungan pilot pengangguran Anton Gobay merupakan tersangka jual beli senjata api ilegal dengan mantan  Gubernur Papua Lukas Enembe, tersangka kasus suap dan gratifikasi.

Sekait jual beli senjata ilegal tersebut, polisi bongkar setelah menerima data info intelijen. Yang mana jual beli senjata dari Filipina ke Indonesia ada kaitannya dengan Lukas Enembe dan sang pilot pengangguran.

Walau demikian, Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti kepada jurnalis, Kamis (9/2/2023) mengatakan, pihaknya belum bisa membongkar habis hubungan tersangka Anton Gobay dengan Lukas Enembe berdasar data intelijen.

Ia berasalan, kalau info mata-mata tidak sembarang dibeberkan ke publik.

"Yang jelas kasusnya sudah terang benderang dan kami informasikan," kata Krishna.

Walau tidak begitu detail, mantan komandan Ferdy Sambo itu menyebut, pihaknya telah melakukan penyidikan bersama polisi dan intelijen Filipina.

Mereka menemukan fakta identitas Anton Gobay, bahwa ia tamatan sekolah pilot yang kini tidak punya job.

Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti menjelaskan, bahwa yang bersangkutan telah tiga kali berupaya menyelundupkan senjata ilegal ke Indonesia.

baca juga

"Gagal," kata Krishna Murti.

"Ia juga pengangguran pasca tamat sekolah pilot. Ia sudah tiga kali gagal melakukan upaya penyelundupan senjata api ilegal," urai Krishna.

Lagi-lagi Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Krishna Murti memohon maaf belum bisa beberkan segalanya terkait pendonor dana terhadap Anton Gobay dalam kegiatan transaksi ilegal tersebut.

Walau demikian, sebelumnya terberitakan kalau Anton Gobay yang diduga punya hubungan dengan Lukas Enembe, tersangka dugaan suap dan gratifikasi atas tiga mega proyek pembangunan  Papua senilai Rp 41 miliar lebih.

Data kepolisian memperlihatkan, Anton tertangkap bareng dua warga Filipina oleh otoritas negara Filipina (polisi) bareng interpol atas dugaan transaksi jual beli senjata api ilegal Sabtu 7 Januari 2023.

Sebanyak 12 pucuk senpi Anton Gobay beli untuk operasional kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM). [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengangguran Anton Gobay Bisa Jual Beli Senjata Ilegal, Polri Masih Rahasiakan Identitas Penyokong Dananya

Pengangguran Anton Gobay Bisa Jual Beli Senjata Ilegal, Polri Masih Rahasiakan Identitas Penyokong Dananya

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 20:24 WIB

OPM Klaim Sandera Pilot Susi Air, Polda Papua: Perlu Kehati-hatian Agar Tak Jatuh Korban

OPM Klaim Sandera Pilot Susi Air, Polda Papua: Perlu Kehati-hatian Agar Tak Jatuh Korban

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 16:56 WIB

Buka-bukaan soal Kasus Lukas Enembe di DPR, Firli Bahuri: KPK Bebas dari Kepentingan Politik Apa pun!

Buka-bukaan soal Kasus Lukas Enembe di DPR, Firli Bahuri: KPK Bebas dari Kepentingan Politik Apa pun!

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 16:41 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×