Viral!! Kisah Oknum Guru yang Bunuh Cita-cita Siswanya

Serang

Rabu, 22 Februari 2023 | 07:30 WIB
Viral!! Kisah Oknum Guru yang Bunuh Cita-cita Siswanya
Thread Omdos Bambang W Nugroho di Twitter (Twitter/@bambangwn)

Viral di media sosial Twitter curahan hati orang tua tentang perkataan seorang guru yang berakibat buruk bagi masa depan putranya hingga harus menjalani terapi ke psikiater. Akun Twitter @bambangwn membuat thread menceritakan bagaimana awal mulanya hingga sang anak depresi.

Di awal cuitannya sang ayah membuat judul "Ada oknum guru yang membunuh Cita-cita siswa," tulisnya di awal thread.

Bambang yang menetap di Bantul, Jogjakarta juga merupakan seorang dosen bercerita bahwa pada tahun 2002 anaknya sekolah di Taman Kanak-kanak.

Diusia 5 tahun sang anak sudah pandai bernyanyi yang dilatih sendiri olehnya. Selain itu sang anak bahkan sering tampil di Malioboro Mall dan berbagai event di daerah Jogjakarta serta suka membawakan lagu dari Sherina Munaf.

"Hampir setiap pekan dan hari libur, anak saya itu diminta menyanyi dan main musik di berbagai event. Tidak jarang dia diberi uang jajan oleh panitia penyelenggara event tersebut," tulisnya.

Dari honor tersebut sang anak mampu membeli pakaian baru dan mainan untuk dirinya sendiri. Menginjak kelas 5 SD Bambang pun pernah mengantarkan anaknya ikut audisi Idola Cilik di Jakarta sesuai permintaanya namun gagal lolos ke tahap selanjutnya.

"Meski gagal, dia tetap saya beri hadiah naik pesawat terbang dan membeli cindremata," ujar Bambang.

Petaka itu datang kala sang anak duduk di kelas 8 (dua smp) pada tahun 2010, ketika seorang guru bertanya kepada para siswa di kelas tentang cita-citanya kelak.

"Biasa, muncul jawaban klasik, bahkan klise.

baca juga

Ada yang ingin menjadi
Dokter
Polisi
Tentara
Guru
Pilot
...

Setiba giliran anak saya, dia dengan lantang menjawab, "Saya ingin jadi penyanyi!"

"Reaksi guru tersebut mengejutkan," kata si dosen.

"Mbok cita-cita itu yang beneran kayak teman-teman mu tadi lho, mosok jadi penyanyi," kata sang guru diiringi teman sekelasnya yang tertawa.

Lantas sang anak pun menjawab pertanyaan gurunya itu.

"Saya ingin jadi dokter," ucapnya lirih.

Mendengar jawaban tersebut sang guru pun tersenyum sumringah.

"Nah, begitu dong... jadi dokter, kan bagus... hehe, mosok cuma jadi penyanyi," kata guru tersebut.

Nampaknya perkataan sang guru begitu membekas bagi anaknya itu. Perlahan sang anak mulai jarang tampil bernyanyi dan bermain musik. Segala alat musik yang dia miliki seperti Piano, biola, gitar, keyboard, recorder soprano, kemudian hanya menjadi barang yang tergolek berdebu.

OmDos Bambang W Nugrogo kemudia bercerita bahwa dia mendidik anaknya sedari kecil untuk bersikap jujur. Bahkan setiap mengikuti lomba Bambang selalu menekankan pada anaknya kalah dengan jujur lebih baik daripada menang tapi curang.

Karena terlatih jujur dan tidak ingin mengecewakan guru smpnya, dia pegang erat-erat cita-citanya sebagai dokter. Bahkan, selama di bangku SMA setiap ditanya oleh siapa pun jurusan apa kuliahnya nanti, dia selalu menjawab Fakultas Kedokteran.

"Dan benar. Ketika tes masuk perguruan tinggi di tahun 2016, dia hanya mengincar Fakultas Kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter," kata OmDos Bamban W Nugroho.

Di tahun 2016 itu sang anak lolos dan menjadi mahasiswa kedokteran di salah satu perguruan tinggi. Namun siapa sangka, memasuki tahun ketiga kuliah jiwanya terguncang. 

Dia berubah menjadi pemberontak, keras, kaku dan pembantah. Hubungan dengan saudaranya yang lain pun tidak berjalan harmonis. Perkataan orang tuanya sering pula dibantah termasuk kakanya menjadi sasaran amarah dirinya.

Meski begitu dengan susah payah dan drama kuliah sang anak selesai pada tahun 2021. Tapi, kondisi kejiwaanya semakin parah, hampir setiap malam mengalami halusinasi dan beberapa kali mengatakan ingin bunuh diri. 

Hal itulah yang membuat dia terpaksa menjalani perawatan hampir setahun lamanya oleh psikiater akibatnya menunda dia untuk ikut KoAs.

"Setelah menjalani pengobatan selama hampir setahun, sifatnya kembali lembut dan menjadi anak manis yang penurut.

Kembali main musik dan mencoba lagi menyanyi. Suaranya kembali merdu dan permainan pianonya," tulisnya

Tapi selama perawatan berbarengan dengan ko as Profesi Dokter, fisiknya sdh lemah dan daya pikirnya melambat akibat efek samping obat-obatan yang diminumnya. Akibatnya kemampuan dan minatnya menjadi dokter sudah lenyap.

Dengan berat OmDos Bambang W Nugroho akhirnya membuat surat pernyataan pengunduran diri anaknya dari program profesi kedokteran.

"Ya, kami sadar, cita-cita anak saya yang sebenarnya sudah 'dibunuh' oleh gurunya sendiri," ucap Bambang.

Meski tidak terkira kerugian materil yang dialaminya, Bambang mengaku ikhlas dan berharap tidak ada lagi guru yang mematikan cita-cita anak didiknya.

"Sekalipun tak terkira kerugian moril dan cukup banyak kerugian materiil, kami sudah ikhlas dan mendoakan semoga di Bantul, di Indonesia, dan di seluruh dunia ini, tidak ada lagi guru seperti itu. tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Dugaan Penipuan, Ressa Herlambang Bakal Diperiksa Polisi Besok

Kasus Dugaan Penipuan, Ressa Herlambang Bakal Diperiksa Polisi Besok

Entertainment | Selasa, 21 Februari 2023 | 14:13 WIB

Polisi Siap Jemput Paksa Imbas Kasus Dugaan Penipuan Ressa Herlambang

Polisi Siap Jemput Paksa Imbas Kasus Dugaan Penipuan Ressa Herlambang

Video | Selasa, 21 Februari 2023 | 08:00 WIB

Ressa Herlambang Diduga Menipu, Barbie Kumalasari: Pencitraannya Luar Biasa

Ressa Herlambang Diduga Menipu, Barbie Kumalasari: Pencitraannya Luar Biasa

Your Say | Minggu, 19 Februari 2023 | 17:03 WIB

Isu Skandal Serang Betrand Peto Putra Penyanyi Suara Merdu, Ruben Onsu Skak Tukang Fitnah Sarwendah

Isu Skandal Serang Betrand Peto Putra Penyanyi Suara Merdu, Ruben Onsu Skak Tukang Fitnah Sarwendah

Serang | Kamis, 02 Februari 2023 | 16:52 WIB

4 Penyanyi Wanita yang Menghipnotis Anak Senja

4 Penyanyi Wanita yang Menghipnotis Anak Senja

Serang | Selasa, 24 Januari 2023 | 17:37 WIB

Celine Dion Terancam Tak Bisa Nyanyi Lagi

Celine Dion Terancam Tak Bisa Nyanyi Lagi

Serang | Selasa, 17 Januari 2023 | 16:57 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×