Serang Suara - Kriminalistik adalah suatu teknik dan taktik bagi petugas peyidik atau penyelidik dalam mengungkap suatu kasus agar menjadi jelas.
Faktor-faktor penunjang aplikatif kriminalistik adalah fotografi, P3K, matematika, ilmu kedokteran, ilmu fisika, alam maupun ilmu kimia serta disiplin ilmu lainnya, seperti daktiloskopi, balistik, dan ilmu forensik.
Menurut guru besar Prof. Dr. W.M.E Noach, kriminalistik merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari kejahatan sebagai masalah teknik, sebagai alat untuk mengadakan penyidikan.
Kejahatan tersebut menggunakan teknik ilmu alam, kimia, sidik jari, forensik, ilmu racun dan lainnya. Menurut W.M.E Noach lagi, bahwa pengertian kriminalistik terbagi atas kriminologi dalam arti sempit maupun luas.
Kriminalistik merupakan ilmu yang menunjang kriminologi dan merupakan ilmu yang berbatasan dengan empat kategori ilmu:
Hubungan Kriminalistik dengan Ilmu Lain:
Terdapat empat kategori ilmu pengetahuan yang menunjang kriminologi antara lain:
1. Kriminologi berbatasan dengan ilmu pengetahuan kriminalistik, ilmu hukum pidana dan hukum acara pidana.
2. Ilmu pengetahuan merupakan bagian kriminologi adalah Antropologi Kriminal, Sosiologi Kriminal, Psikologi Kriminal dan Statistik Kriminal.
3. Ilmu pengetahuan pembantu kriminalistik terdiri atas pertama bersifat pribadi, psikologi, psikiatrian, kedua bersifat sosial, sosiologi, antropologi, ekonomi dan politik. Ketiga hubungan kriminalistik dengan ilmu lain bersifat normatif, etika, hukum, agama, adat dan lainnya.
Baca Juga: Akibat Tembakan Roket, Jurnalis AFP Arman Soldin Tewas di Ukraina Timur, Ini Profilnya
Itulah di atas pengertian hubungan kriminalistik dengan kriminologi. Sedangkan hubungan kriminilistik dengan ilmu lain sebagai penunjang dalam menentukan kesuksesan kriminalistik, seperti ilmu alam, kimia, kodokteran, fotografi, ilmu forensik, dan kedokteran kehakiman.
Fungsi Kegunaan Mempelajari Kriminalistik
Adapun fungsi kegunaan mempelajari ilmu kriminalistik antara lain sebagai berikut:
- Dapat bertindak secara jujur dan benar dalam mengungkap suatu perkara, dan bertindak adil dan jujur sebagai pembela, sehingga dapat mendudukan suatu kasus secara benar dan tuntas.
- Menghindarkan kesalahan dan penyelewengan penyidikan terutama pada perkara yang besar yang mengundang opini masyarakat (jangan sampai dikelabui hasil pemeriksaan). Contoh kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Demikian artikel ini tentang pengertian kriminalistik lengkap hubungan disiplin Ilmu lain dan fungsi kegunaan kriminalistik. [*]
Kontributor: Kariadil Harefa