Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:35 WIB
Punya 42 Tower, Meikarta Bakal Jadi Rusun Subsidi Terbesar di Indonesia
Ilustrasi Meikarta. [ist]
baca 10 detik
  • Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan hunian vertikal Meikarta akan menjadi rumah susun subsidi terbesar di Indonesia.
  • Proyek tersebut direncanakan menyediakan total 141.000 unit rumah subsidi yang dibangun di tiga lokasi berbeda.
  • Kepastian hukum proyek telah dikonsultasikan dan dinyatakan dapat dilanjutkan setelah diskusi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Suara.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyebut proyek hunian vertikal di Meikarta akan menjadi rumah susun (rusun) subsidi terbesar di Indonesia.

Proyek tersebut direncanakan memiliki total 42 tower dengan kapasitas ratusan ribu unit.

“Karena itu ada tiga tower, tiga lokasi. Satu lokasi ada sekitar 18 tower ya? 18 tower. 18 tower, setiap tower 30 lantai,” ujar Maruarar di Kantor Kementerian PKP, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, setiap lokasi akan dibangun dengan konsep hunian vertikal berskala besar. Dari tiga lokasi yang disiapkan, total unit yang akan tersedia diperkirakan mencapai 141.000 unit rumah subsidi.

“Dan setiap lokasi itu ada 47.000 unit. Kalau tiga itu berarti 141.000 unit. Nah, itu sudah pasti rumah susun subsidi terbesar di Indonesia,” ucapnya.

Maruarar mengatakan, proyek Meikarta tersebut akan menyediakan beberapa tipe hunian, mulai dari satu kamar hingga tiga kamar, untuk menjangkau kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah di kawasan perkotaan.

“Setiap tower 30 lantai. Ada tiga jenis, satu kamar, dua kamar, tiga kamar,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan rusun subsidi di Meikarta dinilai lebih efisien dibandingkan pembangunan rumah tapak, terutama dari sisi pemanfaatan lahan di wilayah perkotaan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait sambangi Meikarta guna memastikan kelanjutan penyelesaian proyek yang sebelumnya sempat menghadapi berbagai tantangan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait sambangi Meikarta guna memastikan kelanjutan penyelesaian proyek yang sebelumnya sempat menghadapi berbagai tantangan.

“Nah kalau itu rumahnya rumah tapak, itu mungkin 1.000 hektar juga enggak cukup,” ucap Maruarar.

baca juga

Maruarar menegaskan, proyek tersebut akan memanfaatkan lahan tidur dengan luas terbatas, namun mampu menampung hunian dalam jumlah besar. Dari total rencana pembangunan, lahan yang digunakan hanya sekitar 11 hingga 30 hektare.

“Karena itu akan hanya memanfaatkan lahan tidur. Hanya 11 hektar, 30 hektar, tapi bisa buat 141.000 unit,” tuturnya.

Untuk memastikan kepastian hukum, Maruarar mengaku telah melakukan konsultasi langsung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. Hasilnya, proyek tersebut dinyatakan dapat dilanjutkan secara hukum.

“Kita juga sudah datang ke KPK, tanya ke KPK secara hukum apakah bisa dibangun. Saya datangin langsung dan diskusi,” ucapnya.

Menurut Maruarar, kepastian hukum tersebut penting bagi seluruh pihak, mulai dari masyarakat calon penghuni, pengembang, hingga perbankan yang terlibat dalam pembiayaan.

“Kepastian hukum kepada siapa? Kepada masyarakat yang mau beli, kepada juga developer, juga kepada perbankan,” katanya.

Selain itu, Maruarar menekankan lokasi rusun subsidi Meikarta memiliki akses yang relatif dekat dengan fasilitas publik dan kawasan industri. Hal ini dinilai penting untuk mendukung mobilitas dan aktivitas penghuni.

“Ke tempat ibadah rata-rata 10 menit, ke sekolah 10 menit, ke pasar 10 menit, ke rumah sakit 10 menit, dan ke kawasan industrinya juga kurang lebih 10 menit,” ujarnya.

Maruarar menyatakan, proyek rusun subsidi Meikarta juga akan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga pembiayaan negara dan BUMN, guna memastikan realisasi pembangunan berjalan sesuai rencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PKP Berikan Apresiasi untuk Ruang Pintar PNM Hasil Kolaborasi dengan PT SMF

Menteri PKP Berikan Apresiasi untuk Ruang Pintar PNM Hasil Kolaborasi dengan PT SMF

Bisnis | Minggu, 09 November 2025 | 21:00 WIB

Kementerian PKP Ajak Masyarakat Kenali Program Perumahan Lewat CFD Sudirman

Kementerian PKP Ajak Masyarakat Kenali Program Perumahan Lewat CFD Sudirman

Bisnis | Sabtu, 08 November 2025 | 13:57 WIB

Prabowo Bakal Hadiri Peluncuran 25 Ribu Rumah Subsidi di Bogor, Bunga KPR Tetap 5 Persen

Prabowo Bakal Hadiri Peluncuran 25 Ribu Rumah Subsidi di Bogor, Bunga KPR Tetap 5 Persen

Bisnis | Selasa, 16 September 2025 | 11:07 WIB

Pemerintah dan Ratusan Pengusaha Bakal Berkumpul Bahas Kebijakan Sektor Perumahan

Pemerintah dan Ratusan Pengusaha Bakal Berkumpul Bahas Kebijakan Sektor Perumahan

Bisnis | Selasa, 16 September 2025 | 08:55 WIB

HIPMI Didorong Manfaatkan KUR Perumahan

HIPMI Didorong Manfaatkan KUR Perumahan

Bisnis | Kamis, 04 September 2025 | 20:47 WIB

Pemerintah Mau Berikan Cuma-cuma Rumah Subsidi ke Keluarga Affan Kurniawan

Pemerintah Mau Berikan Cuma-cuma Rumah Subsidi ke Keluarga Affan Kurniawan

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 13:56 WIB

Terkini

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

×