Terhimpit Masalah Ekonomi, Cipto Raharjo Pria Berbobot 200 Kilogram Asal Tangerang Kondisi Kesehatannya Memprihatinkan

Serang

Selasa, 04 Juli 2023 | 18:25 WIB
Terhimpit Masalah Ekonomi, Cipto Raharjo Pria Berbobot 200 Kilogram Asal Tangerang Kondisi Kesehatannya Memprihatinkan
Pria Obesitas berbobot 200 Kilogram bernama Cipto Raharjo saat ditemui di rumahnya di kawasan Pinang, Kunciran Indah, Kota Tangerang, Selasa (4/7/2023). (Suara Serang/Wawan Kurniawan)

Serang.suara.com - Terhimpit masalah ekonomi, seorang pria berbobot hampir 200 kilogram asal Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Cipto Raharjo (45) kondisinya kini memprihatinkan.

Sejak 3 bulan lalu, dirinya sudah tak lagi bisa beraktivitas dengan normal, Cipto, anak kedua dari 5 bersaudara itu hidup dengan ekonomi yang terbatas dari keluarga yang tidak mampu.

Cipto bersama keluarganya mengontrak di rumah petak dengan ukuran sekira lebar lima meter dan panjang 15 meter. Dibagian depan rumah terdapat sebuah gerobak bertuliskan Ketoprak, sedangkan dibagian ruang depan, tertulis Warteg yang merupakan usaha dari sang ibu bernama Toyipah. 

Pada bagian dalam bangunan rumah, terhampar sebuah kasur lusuh tempat ibu Toyipah tidur, sedangkan Cipto, tampak hanya bisa terduduk diam tanpa bisa bergerak  di dalam kamar yang sempit berukuran 2x1,5 meter.

Cipto mengenakan baju kaos berwarna biru dengan bawahan sarung kotak2 berwarna merah dengan rambut panjang yang terikat. 

Pria Obesitas berbobot 200 Kilogram bernama Cipto Raharjo saat ditemui di rumahnya di kawasan Pinang, Kunciran Indah, Kota Tangerang, Selasa (4/7/2023). [Suara Serang/ Wawan Kurniawan]
Pria Obesitas berbobot 200 Kilogram bernama Cipto Raharjo saat ditemui di rumahnya di kawasan Pinang, Kunciran Indah, Kota Tangerang, Selasa (4/7/2023). (sumber: Suara Serang/ Wawan Kurniawan)

Di beberapa sudut bagian rumah, terlihat barang-barang rumah tangga yang kumuh dan berdebu. Bahkan aroma tak sedap pun tercium dari balik mesin cuci tua. 

Menurut Cipto, kondisi obesitas yang ia alami sudah terjadi sejak lama. Namun, terkait dirinya tak lagi bisa berdiri dan berjalan, itu terjadi sejak satu pekan lalu.

"2015 saya sudah obesitas. Tapi baru gak bisa jalan semingguan ini," kata Cipto saat redaksi Suara Serang mengunjungi rumahnya di kawasan Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Selasa, (4/7/2023).

Cipto menceritakan jika sebelumnya ia sempat bekerja sebagai pengemudi ojek pangkalan. Namun, jarang sekali penumpang yang mau menggunakan jasanya. Hal itu terjadi lantaran postur badannya yang terlalu besar, hingga membuat penumpang merasa sempit saat duduk berboncengan.

baca juga

"Gak ada ada yang mau. Saya juga kemana-mana pake sarung. Celana mah ada tapi gak ada yang muat. Sebelumnya juga supir bus antarkota antarprovinsi," katanya.

Kondisi Cipto pun kini hanya bisa duduk dan terbaring di kamar tidurnya. Bahkan untuk mengangkat badan pindah ke tempat tidur yang ada di belakang nga pun ia tidak sanggup. 

"Gak bisa mas. Udah ga bisa gerak," lirih Cipto dengan nada suara pelan.

Petugas Medis melakukan pemeriksaan tensi terhadap Cipto Raharjo (45), pria obesitas dengan bobot 200 Kg di rumahnya sebelum dievakuasi ke RSUD Kota Tangerang, Selasa (4/7/2023). [Suara Serang/Wawan Kurniawan]
Petugas Medis melakukan pemeriksaan tensi terhadap Cipto Raharjo (45), pria obesitas dengan bobot 200 Kg di rumahnya sebelum dievakuasi ke RSUD Kota Tangerang, Selasa (4/7/2023). (sumber: Suara Serang/Wawan Kurniawan)

Cipto kini sedang tidak memiliki nafsu makan, bahkan untuk menelan sedikit makanan pun ia kesulitan lantaran karena sakit yang dialaminya.

"Gak nafsu mas. Ini saja dari pagi belum makan, karena gak nafsu," katanya.

Dia juga sempat mencoba untuk diet. Namun usahanya itu gagal.

Terlihat, tubuh Cipto diganjal dengan papan. Terkadang ia tidur tanpa menggunakan alas, langsung di ubin. Tampak pula, ada luka di bagian paha dan kaki kirinya.

Kehidupan Cipto kini kian diperparah dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas. Saat dikunjungi, Cipto serta keluarga sebenarnya memiliki usaha berdagang ketoprak dan warteg. Namun, kini sudah tak lagi berjualan. Sebab pihak keluarga tengah fokus mengurus kesehatan dan kesembuhan Cipto.

Bibi Cipto, Darsini mengatakan dirinya sengaja tak menginformasikan kondisi Cipto dikarenakan alasan ekonomi. Dia khawatir, biaya yang akan dikeluarkan untuk mengurus kesehatan Cipto akan besar. 

"Ini saja yang infokan pemilik kontrakan. Keluarga bukannya gak mau kasih tau. Kita takut dimintai biaya. Kita nyari makan aja udah sudah," ucapnya seraya menyeka air mata.

Meski demikian, pihak keluarga tetap berusaha maksimal mengurus Cipto di tengah keterbatasan tersebut. Sembari berharap kesembuhan Cipto.

Ibu kandung Cipto, Toyipah berharap ada uluran tangan dari pemerintah. Ia berharap Pemerintah bisa membantu meringankan proses pengobatan demi kesembuhan sang anak yang memiliki hobi menonton balap motor tersebut. 

Rencananya, selepas Magrib nanti Cipto akan dievakuasi ke RSUD Kota Tangerang dengan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Saksi Sidang, Anastasia Beberkan Watak Asli Mario Dandy: Tempramental dan Suka Mencak-Mencak!

Jadi Saksi Sidang, Anastasia Beberkan Watak Asli Mario Dandy: Tempramental dan Suka Mencak-Mencak!

Serang | Selasa, 04 Juli 2023 | 12:33 WIB

Si kembar Rihana dan Rihani, DPO Tersangka Kasus Penipuan Modus iPhone Murah Diciduk Polda Metro Jaya di Apartemen

Si kembar Rihana dan Rihani, DPO Tersangka Kasus Penipuan Modus iPhone Murah Diciduk Polda Metro Jaya di Apartemen

Serang | Selasa, 04 Juli 2023 | 11:23 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Artis Pierre Gruno di Bar Hotel Jakarta Selatan

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Artis Pierre Gruno di Bar Hotel Jakarta Selatan

Serang | Senin, 03 Juli 2023 | 21:32 WIB

Perkembangan Kasus PO Iphone Si Kembar Rihana dan Rihani, IPW Minta Polisi Libatkan Densus 88

Perkembangan Kasus PO Iphone Si Kembar Rihana dan Rihani, IPW Minta Polisi Libatkan Densus 88

Serang | Minggu, 02 Juli 2023 | 15:03 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×