Serang Suara - Beberapa waktu lalu Bjorka bikin heboh kembali jagat maya, lantaran diduga menjual 34 juta paspor WNI.
Bjorka kemudian disebut hacker lantaran melakukan peretasan yang dianggap berbahaya. Tahukah kamu apa kerjaan hacker? Apa bedanya dengan cracker?
Berikut kami terangkan apa perbedaan hacker dan cracker. Dari penjelasan serta pengertian cracker maupun hacker atau peretas kamu dapat menyimpulkan.
Apakah Bjorka itu termasuk hacker atau cracker. Ini perbedaan antara cracker dan hacker.
Simak ulasan yang kami sajikan dengan beberapa poin di bawah ini.
Inilah kerja hacker dan cracker, seperti pengertian di bawah ini, lengkap dengan definisi, tujuan, etika serta dampak dari yang mereka lakukan .
7 Perbedaan Antara Hacker dan Cracker Meliputi:
![Ilustrasi hacker sebagai peretas Cyber Security [pexels]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/09/21/1-ilustrasi-hacker-sebagai-peretas-cyber-security.jpg)
1. Definisi:
• Hacker: Seorang individu yang ahli dalam bidang keamanan komputer dan sering menggunakan pengetahuannya untuk mengidentifikasi kelemahan sistem dan melindungi data dan informasi.
• Cracker: Seorang individu yang mencoba memanipulasi keamanan sistem dengan tujuan merusak, mencuri, atau mengakses ilegal data dan informasi.
2. Motivasi:
• Hacker: Motivasi utama hacker adalah memperbaiki kelemahan keamanan sistem dan membantu melindungi data dan informasi yang penting.
• Cracker: Motivasi cracker adalah mendapatkan akses ilegal ke data dan informasi untuk keuntungan pribadi atau merusak sistem.
![Ilustrasi cracker [Canva]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/09/1-ilustrasi-cracker.jpg)
Perbedaan antara hacker dan cracker meliputi:
3. Tujuan:
• Hacker: Tujuan hacker adalah meningkatkan keamanan sistem, mengidentifikasi kerentanan, dan membantu dalam mengamankan data dan informasi.
• Cracker: Tujuan cracker adalah mencuri informasi, merusak sistem, melakukan tindakan ilegal, atau mencari keuntungan pribadi.
4. Etika:
• Hacker: Hacker cenderung mengikuti kode etik tertentu, seperti etika hacker atau white-hat, yang melibatkan penggunaan pengetahuan mereka untuk tujuan yang baik dan legal.
• Cracker: Cracker tidak memperhatikan etika dan sering melakukan tindakan ilegal dengan merusak sistem dan mencuri informasi.
5. Keterampilan:
• Hacker: Hacker memiliki pengetahuan mendalam tentang keamanan komputer, kelemahan sistem, dan teknik pemrograman yang digunakan untuk melindungi dan memperbaiki sistem.
• Cracker: Cracker memiliki pengetahuan serupa dengan hacker, tetapi mereka lebih fokus pada penyerangan dan manipulasi sistem.
![Bjorka peretas data WNI [Suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2022/09/17/1-hacker-bjorka.jpg)
6. Legalitas:
• Hacker: Kegiatan hacker dapat legal jika dilakukan dengan izin dan tujuan yang jelas, seperti yang dilakukan oleh etika hacker atau keamanan sistem yang berlisensi.
• Cracker: Kegiatan cracker selalu ilegal karena melibatkan akses ilegal ke sistem, pencurian informasi, atau merusak infrastruktur.
7. Dampak:
• Hacker: Hacker dapat memberikan dampak positif dengan meningkatkan keamanan sistem dan melindungi data dan informasi yang penting.
• Cracker: Cracker memberikan dampak negatif dengan merusak sistem, mencuri informasi, dan menyebabkan kerugian finansial atau reputasi.
Sementara hacker dapat memiliki sisi positif dalam melindungi sistem dan informasi, cracker secara umum berperan dalam kegiatan ilegal dan memiliki dampak negatif.
Itulah tadi informasi tentang pengertian, perbedaan antara hacker dan cracker serta apa tujuan dan ketrampilan atau keahlian dari masing-masing yang telah menguasai pengetahuan teknologi lengkap dengan etika. [*]
Kontributor: Putra Tanhar