Serang.suara.com - Tim Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang tolong pendaki yang mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Marapi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu dini hari tadi. Setelah menerima laporan Sabtu (22/7/2023) malam.
Upaya penyelamatan tersebut berlangsung aman dan terkendali, setelah tim SAR gabungan unsur mencari keberadaan para pendaki yang berasal dari Kabupaten Padang Pariaman (ralat: sebelumnya Pariaman-red).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Abdul Malik saat dihubungi dari Jakarta mengatakan, tim rescuer gabungan mendapati tiga para pendaki tersebut. Lalu membawa mereka turun termasuk pendaki Marapi yang mengalami Hipotermia.
"Sudah dek, tim kami sudah evakuasi mereka termasuk yang hipotermia," kata Abdul Malik.
Sebelum melakukan pencarian, Abdul Malik melaporkan bahwa tim mereka di Pos SAR 50 Kota menerima laporan warga. Jika satu pendaki melapor bahwa rekan mereka mengalami kondisi tubuh menurun alias hipotermia.
![SAR Padang tolong pendaki hipotermia saat mendaki Gunung Marapi, Agam, Sumatera Barat, Minggu (23/7/2023). [Basarnas/Suara Serang]](https://media.suara.com/suara-partners/serang/thumbs/1200x675/2023/07/23/1-pendaki-gunung-marapi-hipotermia.jpg)
"Pos SAR 50 Kota memberitahukan sekira pukul 21.40 WIB mereka menerima kabar seorang pendaki alami hipotermia," kata Abdul Malilk.
Mengutip laporan Serang Suara partner Suara.com, bahwa tiga pendaki itu masing-masing berusia 17 tahun dan berasal dari Kabupaten Padang Pariaman. Masing-masing bernama Hamdan Perdana, Agif Dianda Putra dan Imam Hidayatullah.
"Kami sudah evakuasi dengan waktu ketibaan sekira pukul 03.20 WIB, dan semua aman dan selamat," kata Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra.
Kini kondisi pendak Gunung Marapi hingga satu dari ketiga pendaki hipotermia telah diantar ke rumah masing-masing. [*]
Baca Juga: Penyebab dan Pertolongan Pertama Penderita Hipotermia, Nomor 6 Paling Cepat