Nama Imam Masykur (25) pemuda asal Bireuen, Aceh mendadak jadi pembicaraan ramai banyak orang. Pasalnya, pemuda tersebut dikabarkan diculik dan tewas akibat penyiksaan yang diterimanya oleh terduga oknum anggota Paspamres Praka RM.
Tewasnya pemuda asal Aceh ini beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @rakan_aceh. Dalam keterangannya, Imam diduga diculik pelaku pada 12 Agustus 2012 lalu.
"Warga Bireuen Imam Masykur sempat menelepon keluarganya, meminta supaya dikirimkan uang Rp 50 juta. Bila terlambat dikirim dia akan dibunuh. Dia meminta adiknya menelpon ibu mereka supaya mengirimkan uang secepatnya," tulis akun tersebut disertai video.
Danpuspom TNI, Marsekal Muda Agung Handoko, saat dimintai keterangan mengatakan bahwa kasus tersebut telah ditangani Pomdam Jaya. Dia pun enggan menjawab siapa sosok terduga pelaku yang disebut oknum Pasmpampres.
"Kasus sudah ditangani Pomdam Jaya," singkat Agung kepada wartawan, Minggu (27/8/2023).
Sementara itu Danpaspampres Mayjen Rafael Granada Baay yang dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa Praka RM saat ini telah ditahan Pomdam. Dia pun telah menyerahkan semua kasus ini ke Pomdam Jaya.
"Saat ini pihak berwenang, yaitu Pomdam Jaya sedang melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan adanya keterlibatan anggota Paspampres dalam tindak pidana penganiayaan. Terduga saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan," ungkap Rafael.
Dia pun memastikan anggota tersebut akan dihukum jika memang terbukti melakukan tindak pidana.
"Apabila benar-benar terbukti adanya anggota Paspampres melakukan tindakan pidana seperti yang disangkakan di atas pasti akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.
Baca Juga: Gandeng Komunitas Pelaku UMKM, Mak Ganjar Gelar Pelatihan Pembuatan Manisan Carica di Wonosobo