Senjakala Tiktok Shop Diujung Tanduk Pasca Dilarang Jokowi Jadi Platform Jualan Online

Serang

Rabu, 27 September 2023 | 01:55 WIB
Senjakala Tiktok Shop Diujung Tanduk Pasca Dilarang Jokowi Jadi Platform Jualan Online
Ilustrasi calon pembeli menyaksikan pedagang sepatu saat berjualan dengan fitur live Tiktok. (Suara Serang/Wawan Kurniawan)

Suara Serang - Pemerintah Indonesia baru-baru ini menyetujui revisi Permendag 50 Tahun 2020, yang bertujuan untuk mengatur peraturan e-commerce di Indonesia. Salah satu poin penting dalam revisi ini adalah larangan menggabungkan media sosial dengan e-commerce seperti yang dilakukan oleh platform Tiktok.

Presiden RI Joko Widodo memberikan arahan langsung terkait pelarangan tersebut dalam rapat terbatas yang diadakan pada Senin, (25/9/2023).

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengumumkan bahwa revisi Permendag 50 Tahun 2020 telah ditandatangani pada sore hari sebelumnya, dan pengumuman resmi akan disampaikan pada hari Selasa, (26/9/2023).

Zulkifli menjelaskan bahwa media sosial hanya diperbolehkan untuk melakukan promosi barang atau jasa. Platform media sosial dilarang menyediakan fasilitas pembayaran dan transaksi jual-beli di dalam aplikasi mereka.


"Tidak boleh transaksi langsung bayar langsung, tidak boleh lagi. Dia hanya untuk promosi seperti TV, tapi TV kan enggak bisa terima uang, kan dia semacam platform digital. Tugasnya mempromosikan," kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menkominfo Budi Arie Setiadi, dan Menkop-UMKM Teten Masduki sampaikan hasil ratas terkait aturan dagang di media sosial termasuk TikTok Shop. [Tangkapan Layar]
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menkominfo Budi Arie Setiadi, dan Menkop-UMKM Teten Masduki sampaikan hasil ratas terkait aturan dagang di media sosial termasuk TikTok Shop. (sumber: Tangkapan Layar)

Salah satu platform media sosial yang telah menyematkan fitur perdagangan online adalah TikTok. Pengguna TikTok dapat melakukan transaksi jual-beli melalui TikTok Shop. Sebelumnya, TikTok Shop telah memegang izin sebagai e-commerce di Indonesia. Namun, dengan adanya aturan baru ini, belum jelas bagaimana mekanisme bisnis TikTok Shop akan berjalan di masa mendatang di Indonesia.


Juru bicara TikTok Indonesia menyatakan bahwa mereka telah menerima banyak keluhan dari penjual lokal yang meminta kejelasan mengenai peraturan baru ini, serta TikTok Shop masih dapat diakses melalui aplikasi TikTok.


"Sejak diumumkan hari ini, kami menerima banyak keluhan dari penjual lokal yang meminta kejelasan terhadap peraturan yang baru," kata juru bicara TikTok Indonesia pada Senin, (25/9).


"Perlu kami tegaskan kembali bahwa social commerce lahir sebagai solusi bagi masalah nyata yang dihadapi UMKM untuk membantu mereka berkolaborasi dengan kreator lokal guna meningkatkan traffic ke toko online mereka," tambah Zulhas sapaan Zulkifli Hasan.

baca juga


Pihak platform seperti TikTok berkomitmen untuk menghormati hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia, namun mereka juga meminta pemerintah untuk mempertimbangkan dampak aturan ini pada jutaan penjual lokal dan kreator afiliasi yang menggunakan TikTok Shop.


"Pemerintah juga akan mengatur penggunaan data dalam media sosial dan e-commerce untuk mencegah adanya penguasaan algoritma serta penggunaan data pribadi dalam kepentingan bisnis," kata Zulkifli.


Aturan tersebut juga akan mengatur produk impor yang masuk dalam positive list, termasuk persyaratan sertifikasi halal untuk makanan dan BPOM bagi produk kecantikan. Produk elektronik juga harus memenuhi standar yang ditetapkan.


Selain mengatur daftar barang yang kena pajak dan tidak, revisi Permendag 50 tahun 2020 juga akan menetapkan pagu barang impor minimal sebesar US$ 100 (atau sekitar Rp 1,5 juta).


Zulkifli mengingatkan bahwa pelanggaran aturan ini akan diawasi, dan pihak yang melanggar akan diberi peringatan. Jika pelanggaran terus berlanjut setelah peringatan, tindakan lebih lanjut akan diambil. [*]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Larangan Social Commerce ala TikTok Shop di Indonesia dan Dampak bagi UMKM

Larangan Social Commerce ala TikTok Shop di Indonesia dan Dampak bagi UMKM

Your Say | Selasa, 26 September 2023 | 17:30 WIB

Influencer Artis Harusnya Dukung Pemerintah, Bukan Bela TikToK shop

Influencer Artis Harusnya Dukung Pemerintah, Bukan Bela TikToK shop

Bisnis | Selasa, 26 September 2023 | 16:12 WIB

Pemerintah Akhirnya Larang Jualan di TikTok Usai Kabar Pasar Tanah Abang Sepi Pembeli

Pemerintah Akhirnya Larang Jualan di TikTok Usai Kabar Pasar Tanah Abang Sepi Pembeli

Serang | Senin, 25 September 2023 | 15:56 WIB

Perempuan Berbakat Indonesia: Membangun Masa Depan dengan Kolaborasi Bisnis

Perempuan Berbakat Indonesia: Membangun Masa Depan dengan Kolaborasi Bisnis

Serang | Jum'at, 22 September 2023 | 16:31 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×