SuraSoreang.id-Viral sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang pria yang diduga dianiaya seseorang yang bersetelan jas hitam dan memakai peci.
Dalam tayangan tersebut pria yang memakai jas hitam itu menyuruh korban push-up sambil menginjakan kakinya terhadap si pria yang dirundung sampai menggelinding di jalanan.
Belakangan diketahui seseorang yang bersetelan jas hitam adalah Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri.
Sedangkan pria lainnya yang diduga korban aniaya adalah seorang sopir truk bernama Ahmad Misbah.
Atas dugaan penganiayaan tersebut, Ahmad Misbah melaporkan aksi arogan anggota DPRD Depok tersebut ke Polres Depok.
"Iya benar laporannya memang sudah masuk kemarin," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dikutip dari laman PMJ News pada 25 September 2022.
Lanjut, Zulpan ungkapkan, pihak pelapor dan terlapor sudah menyepakati pertemuan di Polres Depok pada Senin 26 September 2022 nanti, untuk mediasi penyelesaian kasus.
"Mereka sudah ada komunikasi, dan kemudian mereka sudah sampaikan kepada penyidik bahwa kedua belah pihak telah menyampaikan, bahwa hari Senin akan datang ke Polres untuk menyelesaikannya," ungkap Zulpan.
Pihal kepolisian juga akan menentukan nantinya, dengan mekanisme lain.
Baca Juga: Shin Tae-Yong Soroti Kelemahan Indonesia, Usai Timnas Menang 3-2 Lawan Curacao
"Nanti polisi yang menentukan. Kan ada mekanisme restorative justice,” lanjutnya.
Zulpan menambahkan, secara profesional laporan yang dibuat korban tetap akan diproses.
Namun tidak menutup kemungkinan pihak kepolisian juga terbuka mengupayakan restorative justice jika kedua pihak menyepakati.
"Prinsipnya jika sudah ada kesepakatan damai akan difasilitasi melalui mekanisme restorative justice," pungkasnya.
Sumber: pmjnews.com