Minimnya Startup Sektor Pangan, Jokowi: di Sini Ada Peluangnya Semua

soreang | Suara.com

Senin, 26 September 2022 | 17:19 WIB
Minimnya Startup Sektor Pangan, Jokowi: di Sini Ada Peluangnya Semua
presiden Jokowi saat mengunjungi BUMN Startup Day (antaranews.com)

SuaraSoreang.id-Krisi pangan diperkirakan akan membesar dampak dari agresi militer Rusia ke Ukraina. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berupaya mendorong para pelaku usaha rintisan atau startup untuk berani menangkap peluang disektor pangan. 

Sektor pangan dinilai Presiden Jokowi mempunyai peluang yang masih terbuka begitu lebar dan bahkan membesar karena krisis pangan.

Hal itu Presiden Jokowi sampaikan saat membuka BUMN Startup Day 2022 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin 26 September 2022.

"Masalah krisis pangan, urusan pangan ke depan ini akan menjadi masalah besar yang harus dipecahkan oleh teknologi," ungkap Jokowi yang dikutip dari laman Antara News pada 26 September 2022.

Dorongan Jokowi itu bukan tanpa alasan, pasalnya berdasarkan populasi startup Indonesia saat ini, hanya empat persen saja yang berkecimpung di sektor agrikultur.

"itu adalah kesempatan, peluang, opportunity, dan agrikultur hanya empat persen (dari startup Indonesia -red)," lanjut Presiden dalam pembukaan yang disiarkan kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden.

Porsi empat persen disektor pangan itu masih tertinggal jauh dibandingkan sektor fintech yang mendominasi populasi startup Indonesia dengan 23 persen atau ritel sebesar 14 persen.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menjabarkan dalam sektor pangan terdapat setidaknya tiga aspek yang bisa disasar oleh para pelaku usaha rintisan Indonesia, yakni produksi, distribusi, dan pemasaran.

"Di sini ada peluangnya semuanya. Urusan produksinya ada, urusan distribusinya ada, urusan pasarnya ada semua peluangnya," ungkapnya.

Jokowi juga mengingatkan para pelaku usaha rintisan atau Startup sektor pangan tidak hanya berkenaan dengan beras sebagai komoditas makanan pokok utama masyarakat Indonesia.

Untuk komoditas makanan pokok sendiri Presiden mencontohkan selain beras ada sorgum, porang, cassava (singkong), dan sagu. 

Jokowi juga menyebut hal yang sama berlaku pada sayur-sayuran maupun pangan lauk pauk seperti ikan.

"Sehingga ini menjadi sebuah peluang besar dan target konsumen dari petani di ladang, nelayan di lautan, sampai masuk ke dapurnya ibu-ibu rumah tangga. Peluangnya sangat besar sekali," imbuhnya.

Sumber: antaranews.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marc Klok Unjuk Taring, Gelandang Persib ini Telah Sumbang Dua Gol Bersama Timnas

Marc Klok Unjuk Taring, Gelandang Persib ini Telah Sumbang Dua Gol Bersama Timnas

| Senin, 26 September 2022 | 16:30 WIB

Ledakan di Asrama Polisi Grogol Akibat Bahan Petasan, Kapolda Jateng: Tidak Ada Unsur Teror

Ledakan di Asrama Polisi Grogol Akibat Bahan Petasan, Kapolda Jateng: Tidak Ada Unsur Teror

| Senin, 26 September 2022 | 09:13 WIB

Jokowi Bentuk Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu, Mahfud MD Pimpin Rapat Perdana

Jokowi Bentuk Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu, Mahfud MD Pimpin Rapat Perdana

| Senin, 26 September 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot

Sumbar | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB