9 Teori Misteri Pembantaian G30S, Benarkah PKI Dalangnya?

soreang

Kamis, 29 September 2022 | 14:09 WIB
9 Teori Misteri Pembantaian G30S, Benarkah PKI Dalangnya?
Lubang budaya dan misteri g30s (Antara)

4. Teori keempat: adanya puncak konflik di TNI

Teori selanjutnya meyakini bahwa peristiwa tersebut terjadi karena adanya puncak konflik internal para tentara yaitu persaingan antar matra maupun pilihan - pilihan politik yakni kubu pro nasakom dan kubu anti - nasakom.

5. Teori kelima: Soekarno dalang G30S/PKI

Mengingat eksekutor pada peritiwa tersebut berasal dari pasukan Tjakrabirawa atau pasukan khusus pengawal presiden. 

Hal ini menimbulkan spekulasi jika Soekarno lah yang menyuruh atau setidaknya Soekarno mengetahui rencana tersebut. 

Mengingat para jenderal TNI yang beberbeda pendapat dengannya, maka ia akan melakukan apapun untuk tetap berkuasa. Namun hal ini diyakini hanyalah teori untuk mengkambing hitamkan Soekarno.

6. Teori keenam: konspirasi PKI antara Mao Zedong, Soekarno dan Aidit

Teori ini seceritakan dalam buku Kudeta 1 Oktober oleh ilmuwan Ceko bernama Victor Miroslav Fic. 

Dalam bukunya, ia menceritkan jika peristiwa 30 September 1965 merupakan konspirasi dari Mao Zedong, Soekarno dan Aidit yang berusaha untuk mempertahankan ideologi komunis ditengah perbedaan pendapat pada saat itu.

baca juga

7. Teori ketujuh: PKI dalang G30SPKI

Menurut Brackman pada bukunya Collapse In Indonesia, PKI melakukan rekayasa didalam angkatan bersenjata. Hal ini diperkuat dengan catatan Central Comitte PKI, motif dari peristiwa ini dikarenakan Partai Komunis Indonesia ingin menjadi partai tunggal dan menjadikan Indonesia sebagai negara komunis.

8. Teori kedelapan: Syam Kamruzaman Perancang Gerakan 30 September

John Roosa menyimpulka  bahwa perancang gerakan 30 September yang sesungguhnya adalah Syam Kamruzaman sedangkan letkol untung dan tentara sayap kiri adalah eksekutor lapangan. Syam adalah otak perencaan dari peristiwa malam itu, namun setelah kejadian letkol Untung di jebak. Beberapa sejarawan menilai syam adalah missing link dari peristiwa tersebut.

9. Teori kesembilan: G30S/PKI merupakan kudeta Soeharto

Teori ini memiliki banyak versi, namun dipercayai jika Soeharto berada dibalik peristiwa bedarah tersebut. Didalam pledoi Kol.A.Latief, ia menjelaskan jika dua hari sebelum peritstiwa tersebut ia melaporkan jika akan ada operasi pada tanggal 30 September untuk menggagalkan rencana kudeta dewan jenderal. Oleh karena itu, diketahui jika Soeharto sebenarnya mengetahui rencana operasi yang dilakukan oleh bawahannya. Selanjutnya dalam buku lain dijelaskan jika peristiwa tersebut merupakan kudeta Soeharto. Dan setelah adanya Super Semar, Soeharto terus mendapatkan keuntungan terutama dari Amerika.

Itulah sembilan teori siapa dalam dibalik peristiwa kelam yang masih menyisakan misteri hingga sekarang. Dari penjelasan diatas teori mana yang paling masuk akal?

Sumber: Youtube Wong Curahjati

Kontributor: Zafirah Nurtsanyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

MERINDING! 4 Museum Ini Saksi Sejarah Pembantaian dan Pembunuhan Keji di Indonesia

MERINDING! 4 Museum Ini Saksi Sejarah Pembantaian dan Pembunuhan Keji di Indonesia

Soreang | Kamis, 29 September 2022 | 13:56 WIB

Kenapa Kucing Hitam Bawa Nasib Buruk? Ini Alasannya

Kenapa Kucing Hitam Bawa Nasib Buruk? Ini Alasannya

Soreang | Kamis, 29 September 2022 | 13:31 WIB

Sinopsis Film Smile, Kisah Teror Senyuman Sadis Pembunuhan Berantai

Sinopsis Film Smile, Kisah Teror Senyuman Sadis Pembunuhan Berantai

Soreang | Kamis, 29 September 2022 | 13:25 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×