Lebih Seram dari Covid-19, Ini 5 Wabah Paling Mematikan di Dunia, 500 Juta Orang Meninggal

soreang

Selasa, 11 Oktober 2022 | 15:31 WIB
Lebih Seram dari Covid-19, Ini 5 Wabah Paling Mematikan di Dunia, 500 Juta Orang Meninggal
Wabah flu Spanyol paling mematikan di dunia (geheugen.delpher.nl via voi)

SuaraSoreang.id - Rasanya seram ketika kita harus menjalani hari-hari dengan dihantui badai virus Covid-19 yang membuat jutaan orang di dunia meninggal beberapa tahun terakhir.

Syukurnya, kini penyebaran virus ini terus berangsur membaik. Dengan program vaksinasi, masyarakat bisa lebih bebas dan aman dari virus yang cukup mengancam jiwa ini.

Namun, tahukah kamu jika badai pandemi ini bukanlah yang pertama kalinya.

Beratus-ratus tahun sebelum masehi, bahkan pernah terjadi wabah penyakit yang sampai menelan 500 juta korban jiwa.

Berikut beberapa wabah yang pernah terjadi di dunia yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.  

1. Wabah di Yunani

Pada tahun 430 Sebelum Masehi, terjadi penyebaran wabah penyakit di Athena, Yunani. Bahkan sampai sekarang, wabah yang menjangkit manusia pada saat itu belum dikenali. Inilah pandemi yang tercatat pertama kali di dunia sepanjang sejarah.

Melansir dari BBC News, Ahli sejarah Yunani serta penyintas wabah tersebut, Thucydides mendeskripsikan bagaimana penyakit tersebur menjangkit manusia.

"Warga yang sehat tiba-tiba diserang penyakit, yang dimulai dengan rasa panas seperti terbakar di kepala. Kemudian terjadi radang sampai merah membara di mata dan organ bagian dalam seperti tenggorokan atau lidah. Radang itu sampai berdarah dan mengeluarkan bau busuk yang tidak alami," tulis Thucydides.

baca juga

Hanya sebagian orang yang berhasil sembuh dari wabah ini, tetapi sembuh dengan kehilangan salah satu bagian tubuhnya.

2. Wabah Justinian, Timur Tengah

Wabah yang menewaskan 50 juta jiwa di berbagai belahan dunia ini terjadi pada tahun 541 Masehi.

Dalam buku catatan seorang biarawati, Evagrius Pontikus, ia menyebutkan bahwa wabah ini disebarkan oleh kutu yang mengisap darah tikus.

3. Great Plague of London

Wabah yang terjadi tahun 1665-16666 di London ini menewaskan sekitar 100.000 orang. Penyakit yang ternyata setelah diidentifikasi merupakan penyakit pes ini berskala lebih kecil daripada pandemi yang melibatkan ‘pes’ sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

536 Masehi, Tahun Paling Seram untuk Manusia Hidup

536 Masehi, Tahun Paling Seram untuk Manusia Hidup

Soreang | Senin, 10 Oktober 2022 | 15:39 WIB

NGERI! 5 Pembunuh Berantai Sadis Asal Indonesia, Motif Bunuh Puluhan Orang Agar Sakti Hingga Cemburu

NGERI! 5 Pembunuh Berantai Sadis Asal Indonesia, Motif Bunuh Puluhan Orang Agar Sakti Hingga Cemburu

Soreang | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 10:59 WIB

Arti Ayam Berkokok Ketika Tengah Malam, Tanda Ada Wanita Hamil Diluar Nikah atau Malaikat Datang?

Arti Ayam Berkokok Ketika Tengah Malam, Tanda Ada Wanita Hamil Diluar Nikah atau Malaikat Datang?

Soreang | Minggu, 25 September 2022 | 22:23 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×