SuaraSoreang.id - Setiap manusia memiliki sisi jahat yang perlu dikontrol oleh akal. Itulah sebabnya mengapa umat manusia harus terus belajar menimba ilmu, tujuannya agar dapat mengendalikan diri di dunia ini.
Namun, tidak sedikit juga orang yang tetap menimba ilmu tetapi tak bisa meredam sisi sadisnya. Akal dan hati mereka seperti tak terkontrol dengan membunuh, menyiksa, bahkan memutilasi manusia lain.
Beberapa waktu lalu, ramai pembicaraan tentang film documenter Netflix yang bertajuk ‘Dahmer’, menceritakan para pembunuh di Amerika.
Sebagaimaana persoalan manusia, tak hanya ada di Amerika. Indonesia pun dihantui kasus-kasus pembunuhan keji nan sadis yang dilakukan secara berantai.
Contoh manusia-manusia ini tentulah tak patut ditiru, sebab mereka tidak bisa memaksimalkan keunggulan sebagai manusia yakni penggunaan akal.
Kasus-kasus ini sempat menjadi sorotan pada masanya. Berminggu-minggu masyarakat sempat mengikuti perkembangan kasus sadis ini
Melansir sebuah video yang diunggah dalam kanal YouTube Nadia Omara dengan tajul ‘Para Pembunuh Berantai di Indonesia’, berikut rangkuman pembunuh berantai yang ada di Indonesia.
1. Ahmad Suradji atau Dukun AS
Seorang dukun yang telah menghabisi 42 orang wanita muda dengan motif menyempurnakan ilmu ghaib. Kejadian ini terjadi dalam rentang waktu 1986-1997.
Menurut pengakuannya, jika dia membunuh 70 orang wanita, tubuhnya akan menjadi sakti.
Akhirnya Ahmad Suraji atau Dukun AS divonis hukuman mati oleh Majelis Hakim pada Juli 2008.
2. Ryan Jombang
Very Idham Henyansyah atau dikenal dengan sebutan Ryan Jombang, tersangka pembunuhan berantai di Jakarta dan Jombang. Kasusnya terungkap saat ditemukannya korban mutilasi di Jakarta.
Diketahui, ia telah menghabisi 11 orang dan menguburkan para korbannya di belakang rumah keluarganya di Jombang. Motif pembunuhan yang ia lakukan karena sakit hati dan cemburu para korban yang mendekati pacar sesama jenisnya.
3. Dukun Usep