SuaraSoreang.id - Skenario baru terbunuhnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, akhirnya terungkap. Kuat Ma'ruf ternyata memiliki peran besar atas terbunuhnya ajudan Ferdy Sambo tersebut.
Berdasarkan sudat dakwaan Ferdy Sambo Cs, disebutkan bahwa Kuat Ma'ruf telah menghasut Putri Candrawathi untuk segera melapor ke suaminya usai Brigadir J masuk ke kamarnya.
Dalam surat dakwaan tersebut, awalnya Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, diminta oleh Putri Candrawathi memanggil Brigadir J untuk segera menemuinya di kamar pribadinya saat di Magelang.
Mulanya Brigadir J menolak, namun setelah dibujuk oleh Bripka RR, ia pun akhirnya menuruti permintaan istri atasannya tersebut.
Brigadir J menghadap Putri Candrawathi di kamarnya ditemani oleh Bripka RR.
"RR meninggalkan Putri Candrawathi dan korban Brgadir J berdua berada di dalam kamar pribadi Putri Cabdrawathi sekira 15 (lima belas) menit lamanya," bunyi petikan dakwaan jaksa, seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (12/11/2022).
Setelah Brigadir J keluar, Kuat Ma'ruf kemudian masuk ke kamar, kemudian mendesak Putri untuk melapor ke suaminya, Ferdy Sambo.
“Ibu (Putri Candrawathi) harus lapor bapak (Ferdy Sambo), biar di rumah ini tidak ada duri dalam rumah tangga ibu," kata Kuat menghasut.
Dalam petikan surat dakwaan tersebut, diketahui pula bahwa Kuat Ma'ruf sebenarnya belum mengetahui apa yang terjadi pada Putri dan Brigadir J ketika keduanya ada di dalam kamar.
Baca Juga: Cedera Victor Igbonefo telah Pulih, semakin Siap saat Liga 1 Kembali Bergulir
Setelah menerima hasutan dari Kuat Ma'ruf, Putri pun segera menelpon suaminya yang sudah lebih dulu pulang ke Jakarta.
Hal tersebut sontak menyulut amarah Ferdy Sambo hingga merencanakan untuk membunuh Brigadir J.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J, akan digelar pada Senin (17/10/2022) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dari kelima tersangka yang telah ditetapkan Polri, sidang akan dilakukan secara terpisah.
Persidangan untuk Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka RR dan Kuat Ma'ruf akan digelar pada Senin, sedangkan untuk Bharada E akan digelar satu hari setelahnya, yakni pada Selasa 18 Oktober 2022.
Sumber: Suara.com