6 Tanjakan Angker di Indonesia, Lakukan Ini Agar Selamat

soreang

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 17:59 WIB
6 Tanjakan Angker di Indonesia, Lakukan Ini Agar Selamat
Tanjakan (dok. Kepolisian Daerah Jawa Barat)

SuaraSoreang.id – Banyak tempat yang sarat akan misteri di Indonesia, bahkan tanjakan juga termasuk di dalamnya.

Terdapat beberapa tanjakan yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia yang acap kali disebut sebagai tanjakan paling angker di Indonesia.

Walaupun dianggap angker, tanjakan-tanjakan ini masih sering dilewati oleh kendaraan.

Berikut beberapa tanjakan di Indonesia yang menyimpan banyak mitos dan misteri yang membuatnya angker, telah kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Tanjakan Emen

Warga Bandung pasti tidak asing dengan yang namanya Tanjakan Emen. Tanjakan yang berada di Jalan Raya Subang, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat ini menyimpan banyak kisah mistis.

Seringkali terjadi kecelakaan di tanjakan ini, kendaraan yang berasal dari arah utara dan hendak menuju Lembang pasti akan melewati tanjakan ini.

Beredar mitos bahwa banyak makhluk tak kasat mata yang kadang berbuat jahil terhadap kendaraan yang melintas.

2. Tanjakan Nagreg

baca juga

Masih di area Jawa Barat, tanjakan satu ini pasti dilewati oleh pengendara yang hendak ke Garut dari arah Bandung.

Bukan hanya terkenal macet saat musim libur tiba, tanjakan Nagreg juga cukup sering menelan korban jiwa.

Beredar mitos bahwa ada sosok ghaib yang menampakan dirinya ke para pengendara dan membuat mereka kehilangan fokus, lalu berujung pada kecelakaan.

3. Tanjakan Panganten

Lagi-lagi di Garut, tanjakan yang kondisinya cukup terjal ini disebut-sebut disakralkan oleh  masyarakat setempat. Konon, bila ada pengantin yang melewati tanjakan ini harus turun terlebih dahulu.

Awalnya, tanjakan ini bernama Cisandaan. Dikarenakan banyak insiden kecelakaan yang melibatkan pengantin di tempat ini yang kemudian membuat nama tanjakan berubah menjadi tanjakan penganten.   

4. Tanjakan Gombel

Tanjakan yang berada di Semarang, Jawa Tengah ini dulunya saat masa penjajahan merupakan Kawasan pemakaman.

Tidak sempatnya para jenazah dipindahkan sebelum pembangunan jalan membuat Kawasan ini menjadi angker.

5. Tanjakan Krumput

Masih di Jawa Tengah, tanjakan satu ini dianggap angker lantaran berada di Kawasan perkebunan karet dan kontur jalannya berliku-liku serta sepi.

Mitosnya, pengendara yang melewati jalur ini harus melempar koin. Alasannya untuk menjaga keselamatan pengendara.

6. Tanjakan Tarahan

Bergeser ke Pulau Sumatera, Tanjakan Tarahan yang berada di Lampung ini sering terjadi kecelakaan yang tak jarang menewaskan para pengendara.  Konon, tanjakan ini dihuni oleh makhluk astral dan siluman.

Itu dia beberapa tanjakan di Indonesia yang dianggap angker. Pernah melewati salah satunya?

Kontributor: Shafa Maura Zahwa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologi Tragedi Paiton, Kecelakaan Maut Tewaskan Siswa

Kronologi Tragedi Paiton, Kecelakaan Maut Tewaskan Siswa

Soreang | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 17:09 WIB

Kisah Mistis Tumbal Pembangunan Jembatan Cirahong Tasikmalaya

Kisah Mistis Tumbal Pembangunan Jembatan Cirahong Tasikmalaya

Soreang | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 16:46 WIB

Kisah Tragedi Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998, Sadis Puluhan Kepala Dipenggal, Hingga Kini Motifnya Masih Misteri

Kisah Tragedi Pembantaian Dukun Santet Banyuwangi 1998, Sadis Puluhan Kepala Dipenggal, Hingga Kini Motifnya Masih Misteri

Soreang | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 16:16 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×