SuaraSoreang.id-Bulan Oktober adalah bulan dimana adanya perayaan Halloween yang terkesan horor nan menyeramkan.
Perayaan Halloween dipercaya telah ada sejak ribuan tahun yang lalu.Menurut sejarah adanya perayaan ini pertama kali ada di negara Irlandia.
Sejak abad ke-16 orang-orang Irlandia dipercaya telah rutin melakukan perayaan ini dengan tradisi berjalan-jalan ke rumah tetangga dengan menggunakan kostum menyeramkan.
Dengan berpenampilan menyeramkan mereka mendatangi rumah tetangga sambil menyanyi untuk mendapatkan makanan.
Berbeda dengan perayaan Halloween zaman sekarang, zaman dulu belum ada istilah yang menyebutkan threat or treat saat menyambangi rumah tetangga untuk mendapatkan permen.
Warna hitam dan orange menjadi warna yang identik digunakan dalam kultur perayaan ini, warna orange dianggap sebagai simbol kekuatan dan daya tahan.
Sedangkan warna hitam sebagai simbol kematian dan kegelapan.
Kedua warna ini juga dipercaya merupakan simbol perayaan yang menjembatani dua dunia antara dunia gaib atau kematian dan dunia nyata.
Melansir kanal Youtube Rizky Riplay pada 21 Oktober 2022, berikut informasi terkait perayaan Halloween yang penuh dengan kesan horor.
Halloween Merupakan Hari saat Iblis Berkeliaran di Bumi

Halloween sebenarnya ritual yang berasal dari ritual celtic yang tidak terkait dengan perayaan agama manapun.
Tetapi banyak orang yang mengaitkan Halloween dengan kegelapan dan dunia kematian.
Padahal perayaan Halloween didedikasikan untuk hal yang positif. Diketahui perayaan ini merupakan perayaan kuno yang dikenal samhain yang dilakukan oleh etnis gael.
Hal itu dilakukan untuk merayakan musim panen yang berakhir. Etnis ini mempercayai bahwa pada tanggal 31 Oktober adalah dimana dunia nyata dan dunia gaib menjadi satu.
Mereka juga percaya pada saat itu arwah-arwah orang yang telah mati akan datang ke dunia membawa malapetaka bagi orang-orang yang masih hidup.
Oleh karena itu, mereka akan berusaha menakuti arwah-arwah gentayangan itu dengan memakai berbagai kostum yang menyeramkan.
Jack O' Lantern

Halloween identik dengan labu dan lentera labu bernuansa berwarna orange menyala.
Biasanya labu-labu tersebut diukir dengan rupa wajah yang menyeramkan dan diberi lubang agar lilin dapat menyala didalamnya.
Cerita dibalik simbol ini berasal dari kisah horor yang menceritakan seorang penipu bernama Jack yang berasal dari Irlandia.
Cerita horor Jack ini dipercaya selalu menipu siapa saja, bahkan ia menipu Iblis.
Suatu hari Jack menipu iblis untuk menaiki sebuah pohon apel, ketika iblis menaiki pohon apel, Jack menggantunngkan kalung salib diatas pohon itu. Sehingga Iblis itu terperangkap.
Iblis berjanji tidak akan mengambil jiwanya ketika Jack meninggal. Saat Jack meninggal ia tidak diterima di Surga karena ulahnya yang suka menipu, namun ia juga tidak diterima di neraka karena janji Ibli.
Jack dipercaya selalu bergentayang di dunia, hingga ia menyalakan batubara yang diletakan didala labu menjadikan ia berwujud lentera labu.
Halloween Ritual Pemuja Setan

Halloween dipercaya sebagai ritual pemuja setan atau iblis, tak sedikit juga mngaitkan dengan ritual samhain pada tanggal 1 November.
Menurut peneliti sejarah, samhain adalah waktu dimana para peri dan mahluk gaib lain turun ke bumi untuk merusak hasil pertanian agal gagal panen, bahkan menyebabkan kematian.
Penyihir dan Kucing Hitam
Dulu dipercaya para penyihir berkumpul saat malam Halloween untuk melakukan ritual pemujaan setan.
Dalam kepercayaan lain, dipercaya para penyihir akan turun ke desa-desa menyamar dengan wujud lain dan melukai warga desa dengan kemampuan sihirnya.
Salah satu perubahan wujud yang dilakukan penyihir adalah menjadi berwujud kucing hitam. Dipercaya juga bahwa kucing merupakan perwujudan dari arwah orang yang telah meninggal.
Itulah beberapa informasi terkait perayaan Halloween yang penuh dengan kesan horor dalam perayaannya.(*)
Sumber: Youtube Rizky Riplay