SuaraSoreang.id - Keretakan hubungan rumah tangga Dedi Mulyadi dengan istrinya, Anne Ratna Mustika masih menjadi perhatian masyarakat.
Bupati Purwakarta yang akrab disapa Ambu Anne tersebut, diketahui menggugat cerai Kang Dedi Mulyadi karena alasan terkait syariat agama.
Namun, hingga hari ini belum diketahui secara pasti alasan tersebut.
Berdasarkan kabar yang beredar, Kang Dedi Mulyadi ternyata sudah digugat cerai oleh Ambu Anne sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta.
Sejak saat itu, Kang Dedi Mulyadi diketahui jarang berada di rumah.
Baru-baru ini, Kang Dedi Mulyadi akhirnya menyampaikan alasannya jarang berada di rumahnya sejak menjabat sebagai Wakil Bupati Purwakarta.
"Banyak yang bilang tidak di rumah, tidak di rumah, tidak di rumah," kata Kang Dedi, dikutip dari Denpasar.Suara.com.
Kang Dedi mengaku jarang berada di rumah lantaran sering berkeliling mengunjungi masyarakat agar bisa dikenal.
"Aku tegesin ya, (sejak jadi) Wakil Bupati aku keliling kemana-mana tiap hari. Demi apa? Demi aku dikenal masyarakat dan dekat dengan masyarakat," tuturnya.
Dampak dari aktivitasnya tersebut, kata Kang Dedi, ia berhasil terpilih menjadi Bupati Purwakarta selama 2 periode.
"Dan hikmahnya didapatkan, terpilih menjadi seorang Bupati dalam usia 35 tahun dan Wakil Bupati 30 tahun," jelas Kang Dedi.
Kemudian menurutnya, tugas seorang Bupati lebih besar dari pada sebagai seorang Wakil. Karena ia harus lebih intens untuk berinteraksi dengan masyarakat.
"Jadi bupati, kerja keras lagi, sering keliling berinteraksi dengan masyarakat, membangun dengan penuh kesungguhan," sambungnya.
Manfaatnya, lanjut Kang Dedi, ia akhirnya bisa menduduki jabatan Bupati Purwakarta pada periode kedua, bahkan saat ini menjadi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.
"Apa yang didapat? Terpilih lagi, kerja keras lagi, berkomunikasi, menyebar komunikasi hampir seluruh wilayah di Jawa Barat," pungkas Kang Dedi.(*)