"Pesanan kedua enam ton, saya sudah kumpulin beras dari berbagai saudagar, ternyata dia membatalkan pesanan beras itu, saya mengalami kebingungan," katanya dalam acara ulang tahun Maula Akbar ke 23 dikutip dari akun Youtube Lembur Pakuan, Selasa (8/11/2022).
Dedi Mulyadi buru-buru berdoa agar diberikan jalan mengenai beras enam ton yang sudah dia dapat, namun gagal dijual ini.
"Saya bangun malam tahajud, ya Allah bagaimana diberikan jalan keluar, akhirnya saya ketemu ibu Yaya, saya diarahkan ke koperasi, berasnya dibawa kebetulan berasnya bagus banget, dan diterima 6 ton," imbuhnya.
Setelah 'menemui' Tuhan, Dedi Mulyadi kemudian mendapatkan kabar baik, yakni ada pesanan yang lebih besar lagi yakni 70 ton.
"Dari sana bisa kontrak rumah, sudah punya motor, bisa ekspansi, makin percaya diri untuk melamar dan menikahi gadis pujaan," ungkapnya.
Setelah mendapat untung dari jualan beras, Kang Dedi Mulyadi lalu memutuskan untuk menikahi Sri Mulyawati.
Bulan madu atas jalinan kisah cinta Dedi Mulyadi dan Sri Mulyawati akhirnya tiba.
Cinta mereka setiap harinya semakin kuat. Akan tetapi, jalinan cinta yang sudah lama diperjuangkan Dedi Mulyadi tidak bertahan lama.
Umur pernikahan mereka tidak berlangsung lama. Saat Maula Akbar berumur tiga bulan usai dilahirkan, Sri Mulyawati meninggal dunia karena serangan kanker ganas.
Usai beberapa tahun menduda, Kang Dedi Mulyadi akhirnya menikahi Anne Ratna.
Sayangnya setelah 20 tahun menikah kini rumah tangga mereka terancam kandas lantaran Anne Bupati Purwakarta itu menggugat cerai Kang Dedi.
Sidang gugatan perceraian kini masih berproses di kantor Pengadilan Agama Purwakarta. ***
Artikel ini juga tayang di denpasar.suara.com berjudul Cerita Kang Dedi Mulyadi Jualan Beras Modal Nikahi Istri Pertama, Pesanan 6 Ton Dibatalkan
Tag
# jualan beras
# dedi mulyadi
# anne ratna
# sri mulyawati
# maula akbar
# pengadilan agama purwakarta
Share link: