Pilu! Maula Akbar alami Gangguan Psikologis Gegara Dedi Mulyadi: Badannya Bergetar Penuh Rasa Takut

soreang

Senin, 07 November 2022 | 15:51 WIB
Pilu! Maula Akbar alami Gangguan Psikologis Gegara Dedi Mulyadi: Badannya Bergetar Penuh Rasa Takut
Putra Dedi Mulyadi, Maula Akbar sempat alami gangguan psikologis karena tekanan (Youtube/KDMChannel, Instagram/maulaakbar88)

SuaraSoreang.id - Dedi Mulyadi ungkap jika putra pertamanya Maula Akbar sempat alami gangguan psikologis karena didikannya sebagai ayah yang keras dan banyak memberi tekanan.

Belakangan diketahui Maula Akbar bukanlah anak kandung Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne. Dedi Mulyadi mengungkap jika ibu kandung Maula Akbar adalah Sri Mulyawati yang sudah meninggal tiga bulan setelah melahirkan sang sulung.

Dedi Mulyadi ungkap ibu kandung Maula Akbar ke publik dalam acara ulang tahunnya yang ke-23 sekaligus menceritakan kisah hidup A Ula, sapaan akrabnya, yang telah berjuang secara mandiri.

"Aa Maula adalah anak yang mandiri, yang sejak SMP sudah tinggal sendiri di rumah petak tipe 21, dan aa bisa hidup sendiri di situ," ungkap Kang Dedi, dikutip dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (7/11/2022).

Di tengah umurnya yang sekarang, Kang Dedi menyadari jika A Ula telah hidup mandiri dan sudah kehilangan tempat mengadu.

"Dan yang paling utama yang ayah liat dari Aa itu adalah, Aa itu kan Mamah Cimaung sudah puya cucu, Mamah Subang sudah punya cucu, dan ayah tahu bahwa Aa kehilangan tempat mengadu," lanjutnya.

Kang Dedi sadar akan hidup putra sulungnya yang berat dan mengemban tugas yang belum sesuai dengan umurnya.

"Pada saat kehilangan tempat mengadu, di usia Aa yang ke 21 tahun Aa harus masuk ke wilayah politik yang berat yang belum waktunya dan belum cukup umur," ucap Kang Dedi.

Sebagai ayah bagi A Ula, Kang Dedi menceritakan bagaiamana cara dirinya mendidik sosok Maula Akbar hingga terkena gangguan psikologis.

baca juga

"Dan ayah itu karena sayangnya sama aa, aa harus tumbuh menjadi orang yang tidak manja," kata kang Dedi.

Ia menyebutkan jika menuntut A Ula untuk serba cepat dalam menerima perintah dari Kang Dedi.

"Tidak manjanya harus bangun pagi, harus cepat ngangkat telepon, harus cepat terima WA, harus cepat ini cepat itu rupanya kecepatan ini kecepatan itu tidak berimbang dengan kondisi psikologi yang aa miliki," sadar Kang Dedi. 

Kang Dedi mengaku kerap kali menelepon dengan memarahi A Ula. Hal ini membuat A Ula trauma hingga mendapati gangguan psikologis.

"Dan setiap telefon aa menganggap bahwa telepon ayah adalah kemarahan, telepon ayah adalah perintah, sehingga aa mengalami gangguan psikologis," ucap Kang Dedi.

"Kalau melihat telepon dari ayahnya bergetar badannya, penuh rasa takut," lanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TERUNGKAP! ini Kebiasaan Rahasia Dedi Mulyadi ketika Hadapi Masalah, Ambu Anne Tahu?

TERUNGKAP! ini Kebiasaan Rahasia Dedi Mulyadi ketika Hadapi Masalah, Ambu Anne Tahu?

Soreang | Senin, 07 November 2022 | 14:50 WIB

Tak Dianggap sebagai Anak, Dedi Mulyadi bikin Maula Akbar Trauma

Tak Dianggap sebagai Anak, Dedi Mulyadi bikin Maula Akbar Trauma

Soreang | Senin, 07 November 2022 | 13:41 WIB

Waduh! Dedi Mulyadi sampai Gertak Meja, ini Karakter Maula Akbar yang Bikin Sedih dan Kesal

Waduh! Dedi Mulyadi sampai Gertak Meja, ini Karakter Maula Akbar yang Bikin Sedih dan Kesal

Soreang | Senin, 07 November 2022 | 12:07 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×