SuaraSoreang.id - Perjalanan kisah hidup kang Dedi Mulyadi sangat menarik untuk disimak baik itu perjuangan politik maupun kisah asmaranya.
Akhir-akhir ini kang Dedi Mulyadi sering menyampaikan kisah masa lalunya di tengah gugatan cerai Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne yang merupakan Bupati Purwakarta.
Hal itu kang Dedi Mulayadi sampaikan dikanal youtube Kang Dedi Mulyadi Channel dan kanal Youtube Lembur Pakuan Channel.
Kali ini kang Dedi menyampaikan masa lalu kisah perjalanan pernikahan pertamanya dengan mendiang Sri Mulyawati yang merupakan ibu dari anak sulungna Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar atau Maula Akbar.
Dalam momen perayaan ulang tahun Maula Akbar, kang Dedi mengisahan bahwa dirinya dulu merupakan seorang laki-laki yang berprinsip kemandirian.
Termasuk saat menikahi istri pertamanya Sri Mulyawati, dirinya berpirinsip bahwa pantang tidur di rumah mertua setelah menikah.
Kang Dedi menuturkan dirinya saat usai akad dan usai berlangsungnya pernikahan, dirinya langsung memboyong istrinya ke rumah kontrakan di hari itu juga.
"Jam 10 nikah, jam 1 beres, siangnya itu ibunya AA (Maula Akbar) sudah dibawa ke rumah kontrakan, waktu itu di rumah sudah ada ranjang, tv, kompor," lanjut kang Dedi.
Prinsip itu ia tularkan dan tekankan agar anaknya Maula Akbar seperti dirinya jika kelak telah menikah
"inget ayah adalah orang yang dari dulu pantang tidur dirumah mertua," ujar kang Dedi Mulyadi diutip dari kanal Youtube Lembur Pakuan Channel pada 8 November 2022.
Tak lupa dirinya juga menekankan agar prinsipnya itu dilakukan oleh Maula Akbar agar Maula Akbar mandiri seperti ayahnya nanti.
"termasuk aa nanti (Maula Akbar) jangan sekali-kali kawin tidur di rumah mertua, kalau mertuanya masih ada," tegas kang Dedi dihadapan Maula Akbar.
Prinsip ini juga kang Dedi menjelaskan bangganya seorang laki-laki walaupun mempunyai kontrakan sendiri.
"Bangun rumah sendiri, walaupun ngontrak punya sendiri," imbuh kang Dedi.
"Prinsip laki-laki pantang waris dari orang lain, oleh diri sendiri," tegasnya.(*)