Tanggapan Kang Emil Atas Kasus Pencabutan Identitas Donatur di Tenda Pengungsian Korban Cianjur

soreang

Senin, 28 November 2022 | 11:30 WIB
Tanggapan Kang Emil Atas Kasus Pencabutan Identitas Donatur di Tenda Pengungsian Korban Cianjur
Ridwan Kamil beri tanggapan ramainya kasus pencabutan identitas donatur di tenda pengungsian korban gempa Cianjur (Instagram/ridwankamil)

SuaraSoreang.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beri tanggapan terkait video viral yang berisi pencabutan identitas donatur di tenda pengungsian untuk korban gempa Cianjur
Gubernur Jabar yang biasa dipanggil Kang Emil tersebut sangat menyesalkan kejadian tersebut dan berharap kejadian serupa tidak akan terjadi lagi. 
Melalui unggahan di Instagramnya @ridwankamil pada Minggu (27/11/2022) lalu, Kang Emil sampaikan beberapa poin pernyataan terkait kasus tersebut. 
Kang Emil menyampaikan bahwa, pencabutan label identitas donatur di salah satu tenda pengungsian dilakukan oleh oknum warga Cianjur. 
"Pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda oleh oknum warga setempat di tenda pengungsian di Cianjur," tulis Kang Emil. 
Bencana yang terjadi disebut tidak pilih-pilih dan bisa berdampak pada semua orang, semua pihak, serta golongan di Kabupaten Cianjur. 
Sehingga bantuan untuk korban bencana yang datang juga datang dari berbagai pihak, golongan, dan kelompok, apapun keyakinan atau agamanya. 
Selain itu adanya bendera, spanduk, baliho, maupun stiker dari para pemberi bantuan disebut sebagai hal yang wajar. 
Kang Emil menyebutkan bahwa, hal tersebut merupakan bagian dari laporan pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuan. 
Sila kedua dari pancasila mesti dijunjung dengan baik dan dipraktikkan dengan bijak oleh masyarakat. 
Adanya bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikitpun oleh unsur kebencian golongan tertentu. 

Kang Emil juga menyebutkan bahwa, dirinya telag meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut. 
Bantuan kepada pihak kepolisian khususnya Kapolda Jabar dilakukan agar kasus serupa tidak akan terjadi lagi di kemudian hari. 
Selain itu Kang Emil juga mengakhiri postingannya dengan pesan agar seluruh masyarakat tetap bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan. 
"Walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan," tulis Kang Emil. 
Kasus pencabutan identitas donatur pada tenda pengungsian di Cianjur tersebut tentu tidak lepas dari perhatian netizen. 
Beberapa orang mengaku kesal atas tindakan oknum warga Cianjur beberap waktu lalu tersebut. 
"Nama gereja dicopot, tapi tenda tetap dipakai? Anda waras? Heran bukannya bersyukur yaa," tutur @alantonapa_mentirotiku. 
"Ilang simpati dan empati saya, udah dapet bencana dan dikasih bantuan. Kelakuannya begitu. Padahal udah sering ngalamin gempa susulan," timpal @dr.aldifian.(*) 
Sumber: Instagram/ridwankamil  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Pilu 8 Hari Usai Gempa Cianjur: Jasad Pedagang Bakso Peluk Anak Ditemukan Di Desa Cijedil

Cerita Pilu 8 Hari Usai Gempa Cianjur: Jasad Pedagang Bakso Peluk Anak Ditemukan Di Desa Cijedil

News | Senin, 28 November 2022 | 11:17 WIB

Merinding! Hilang Sejak 21 November, Jenazah Ayah peluk Anaknya Ditemukan di Lokasi Gempa Cugenang

Merinding! Hilang Sejak 21 November, Jenazah Ayah peluk Anaknya Ditemukan di Lokasi Gempa Cugenang

Bogor | Senin, 28 November 2022 | 11:02 WIB

Masih Ada Korban yang Belum Ditemukan, Operasi SAR Gempa Cianjur Diperpanjang Tiga Hari

Masih Ada Korban yang Belum Ditemukan, Operasi SAR Gempa Cianjur Diperpanjang Tiga Hari

Jabar | Senin, 28 November 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

Bukan Sekadar HP Harry Potter, realme 16 Pro Dibuat seperti Koper Hogwarts hingga Mata Hedwig

Bukan Sekadar HP Harry Potter, realme 16 Pro Dibuat seperti Koper Hogwarts hingga Mata Hedwig

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

×