Pembantaian Tragis di Vietnam oleh Tentara AS, Penduduk My Lai Tak Berdosa Disiksa secara Brutal

soreang

Selasa, 20 Desember 2022 | 17:48 WIB
Pembantaian Tragis di Vietnam oleh Tentara AS, Penduduk My Lai Tak Berdosa Disiksa secara Brutal
Pembantaian kejam perang Vietnam, pembantaian My Lai (blogger/nakarajan)

SuaraSoreang.id - Penduduk My Lai Provinsi Quang termasuk perempuan, anak-anak, dan orang tua dibantai secara tragis oleh pasukan Amerika Serikat (AS) dalam perang Vietnam.

Lebih dari 500 orang merengang nyawa secara mengenaskan dalam pembantaian My Lai. Aksi brutal tentara AS ini terjadi pada 16 Maret 1968.

Bahkan, beberapa gadis muda dan wanita di desa diperkosa sebelum dibunuh dan dimutilasi.

Kejadian ini berawal dari satu pasukan AS dari Kompi Charlie mendapat kabar jika gerilyawan Viet Cong berara di Desa Son My di Provinsi Quang Ngai.

Terdapat empat dusun di Desa Son My, My Lai adalah salah satunya. Tentara AS akhirnya memasuki dusun My Lai untuk menyergap gerilyawan Viet Cong.

Sebelumnya, para tentara AS sudah diberitahu jika  semua orang yang berada di My Lai dikategorikan ke dalam anggota Viet Cong atau simpatisan yang aktif.

Tentara AS juga diperintahkan untuk menghancurkan desa. Alhasil para tentara bertindak sangat brutal.

Sebelum membunuh penduduk desa My Lai, tentara AS memperkosa dan menyiksanya dengan brutal.

Mereka menyeret puluhan orang, termasuk anak kecil dan bayi ke dalam parit. Usai dimasukan ke dalam parit, para korban dieksekusi dengan senjata otomatis.

baca juga

Pembantaian Ditutupi

Akhirnya, pembantaian mengerikan ini berakhir usai seorang pilot Angkatan Darat AS, Sersan Mayor Hugh Thompson, mendaratan pesawatnya di antara kompatroitnya.

Dia terkejut melihat keadaan desa My Lai yang berisi penduduk tak berdosa dibantai habis-habisan.

Thompson mencegah rekan-rekannya untuk melanjutkan pembantaian ini.

Pembantaian tersebut pun akhirnya ditutupi hingga lebih dari setahun.

Namun, pembantaian tersebut kemudian dibuka oleh seorang jurnalis investigasi bernama Seymour Hersh dengan menuliskannya pada 1969.

Alhasil, berita pembantaian ini menggemparkan seluruh dunia termasuk negera AS.

Protes dan sentimen warga pada tentara AS karena keterlibatannya dalam Perang Vietnam membludak.

Kini para pelaku pembantaian sudah diadili.

Namun, tiga tentara AS yang mencoba menghentikan pembantaian di My Lai bahkan menolong warga sipil mereka malah dikucilkan.

Hingga ketiga orang tersebut disebut sebagai pengkhianat oelh sejumlah anggita Kongres AS.

30 tahun kemudian, ketiga orang ini mendapatkan bintang jasa karena melindungi warga sipil di zona perang.

Akibat pembantaian ini, 26 prajurit menjadi tersangka kejahatan perang. Namun, hanya komandan peleton Letnan Willian Calley Kr dinyatakan bersalah.

Letnan William terbukti membunuh 22 orang penduduk desa tak bersalah.

Kemudian William dijatuhi huku,am seumur hidup.  Tapi, Wiliam akhirnya hanya menjalani huku,am selama 3,5 tahun sebagai tahanan rumah.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Horor Kampung Mati Vietnam di Jakarta, Menghindari Pembantaian ke Indonesia tapi Kembali Terjadi di Pengungsia

Kisah Horor Kampung Mati Vietnam di Jakarta, Menghindari Pembantaian ke Indonesia tapi Kembali Terjadi di Pengungsia

Soreang | Selasa, 20 Desember 2022 | 14:57 WIB

Kisah Nyata! Lengkap Perjalanan Naik Bus Hantu Bekasi-Bandung, Berani Baca?

Kisah Nyata! Lengkap Perjalanan Naik Bus Hantu Bekasi-Bandung, Berani Baca?

Soreang | Selasa, 20 Desember 2022 | 13:41 WIB

Merinding, Cerita Lengkap Dosen Hantu di UNNES, Benarkah Terjadi?

Merinding, Cerita Lengkap Dosen Hantu di UNNES, Benarkah Terjadi?

Soreang | Senin, 19 Desember 2022 | 22:35 WIB

Terkini

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:34 WIB

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

×