SuaraSoreang.id - Horor! Tiko menceritakan sisi lain kehidupannya bersama sang ibu ketika tinggal di rumah mereka yang berada di kawasan elit Komplek PLN Klender Jl. Peron, Jakarta Timur.
Dibalik kisah haru Tiko merawat Ibu Eny yang menderita depresi hampir 12 tahun tanpa akses listrik dan air bersih, ternyata ada cerita horor yang mereka alami.
Yakni gangguan dari makhluk tak kasat mata atau makhluk halus yang dialami oleh keluarga Tiko dan Ibu Eny.
Gangguan makhluk halus tersebut dialami pemuda bernama lengkap Pulung Mustika Abimanyu itu bahkan sejak kedua orang tuanya masih bersama.
Kisah itu terungkap saat ia ditanya oleh Irvan, seorang Youtuber dari channel Youtube Bang Brew TV. Apakah kondisi sang ibu yang mengalami depresi apakah ada kemungkinan karena gangguan dari makhluk halus.
"Kurang tahu ya," jawab Tiko seperti dilansir dari pop.grid.id, Senin (9/1/2023).
Tiko lantas menceritakan beberapa kejadian yang mereka alami saat diganggu oleh makhluk halus, meskipun ia sendiri kurang mempercayai hal mistis.
"Tapi kalau dulu semenjak ada papa emang ada gangguan mistisnya yang lebih ke, enggak tahu ya ku kurang percaya gituan. Dulu sering ada kejadian banyak suara di rumah, barang-barang pecah, pas dicari asal suaranya enggak ketemu," kata Tiko.
Tidak hanya itu, keluarganya juga menemui hal ganjil lain seperti datangnya sesosok ular api di area kolam belakang, sampai ayahnya ketakutan setiap malam.
Baca Juga: Disuruh Pilih Souvenir, Pria Ini Malah Gombalin Penjaga Buku Tamu
"Di kolam belakang, setiap sebelum maghrib random harinya, itu ada ular tapi enggak tahu. Papa dulu sakit-sakitan tapi udah dibawa ke rumah sakit, dokter bilang enggak ada penyakit. Papa sampai tiap malam ngejerit sakit, dirawat sama mama," aku Tiko lagi.
Kejadian horor semacam itu terus saja menghantui keluarga Tiko. Bahkan di pekarangan belakang rumahnya memang ada sesosok penunggu.
Namun, saat kedua orang tuanya berpisah pada tahun 2010 lalu, ia mengaku jarang mengalami hal aneh di rumah tersebut.
"Anehnya, enggak ada (gangguan lagi). Paling di belakang rumah aja, ada penunggunya karena rumah kosong," ungkap Tiko.
Diketahui sebelumnya, kondisi Tiko saat orang tuanya bercerai memang masih kecil. Usianya saat itu masih sekitar 12 tahun.
Dan semenjak itu, ia merawat ibunya yang mengalami depresi sendirian, sambil bekerja sebagai petugas keamanan setempat demi bertahan hidup. (*)