SuaraSoreang.id – Seorang warga Dogiyai Papua yang bernama Yulianus tewas tertembak oknum polisi, buntut dari kejadian ini para warga mengamuk hingga membakar salah satu kios milik warga setempat.
Peristiwa ini diawali dengan sekelompok warga yang memalang truk hingga terjadinya penembakan.
Saat kejadian, Yulianus sedang bersama saudara perempuannya hendak menuju kebun.
Pada saat ditengah jalan, Yulianus melihat ada sekelompok warga yang sedang mengejar truk, seketika Yulianus ikut mengejar truk tersebut.
Namun naas, Yulianus tertembak oleh oknum Polisi dari arah belakang.
Yulianus yang ditembak tepat di bagian dada oleh oknum polisi tewas di tempat, sedangkan rekan Yulianus tertembak di bagian lutut.
Tidak terima dengan penembakan tersebut, masa mengamuk hingga membakar kios warga di Bomomani.
Fakta lainnya, Yulianus adalah salah seorang anggota Satpol PP yang bertugas di Kabupaten Dogiyai Papua.
Pihak terkait sudah memberikan klarifikasi atas kejadian penembakan tersebut.
Baca Juga: Jelang KLB Pilihan Ketum PSSI, La Nyalla Menjamu 8 Voters Makan Bareng di Surabaya
Kapolres Nabire juga Bupati akan memberikan bantuan kepada warga yang kiosnya terbakar khususnya kepada keluarga korban.
Anggota DPDRI Otopianus P Tebai mengharapkan Pemerintah segera ambil tindakan.
“Saya mau menyampaikan kepada pemerintah, agar coba menyiapkan tempat-tempat kursus dan pelatihan bagi anak-anak yang tidak punya pekerjaan tidak seperti pemalang ini, biar mereka ini punya pekerjaan, biar mereka ini mata pencahariannya dirubah dari kebiasaan malang menjadi kebiasaan wirausaha sendiri”, ujar Otopianus.