SuaraSoreang.id - Pengerjaan renovasi rumah Ibu Eny hampir 100%. Terlihat para pekerja sibuk kejar target kerjakan finishing supaya segera selesai.
Pada kesempatan itu, salah seorang tetangga Tiko yang juga mengawasi jalannya pemasangan kusen pintu, bercerita.
Ialah Pak Dasuki, pebisnis kusen dan furniture itu merupakan Ketua RT 06 di Komplek Perumahan Tiko dan Ibu Eny.
Pak Dasuki mengatakan bahwa ia ikut senang dan bersyukur dengan kondisi Tiko saat ini, dibandingkan beberapa bulan lalu.
Bahkan, rumah Ibu Eny yang dulunya terlihat angker dan tak terawat, kini mulai bagus kembali usai diperbaiki dan dibersihkan.
Pak Dasuki juga mengutarakan rasa prihatinnya kepada Tiko dan Ibu Eny yang hidupnya serba kekurangan masa lalu.
Sampai mereka harus menjual seluruh perabotan rumah. Seperti peralatan dapur, peralatan makan, mebel, hingga kusen pintu.
Hanya untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari, membeli sembako dan demi melanjutkan hidup.
Tak cuma itu, Pak Dasuki juga mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu tetangga yang sempat membeli perabotan Ibu Eny, meskipun tidak terlalu membutuhkan hal itu.
Baca Juga: Lesti Kejora Unggah Foto Berkuda untuk Hiburan, Soimah Sebut Mirip Anak SD
Namun dengan viralnya kisah Tiko saat ini dan banyak pihak yang peduli serta membantu, Pak Dasuki anggap adalah buah dari masa lalu pemuda 23 tahun tersebut.
Dikatakannya, semasa kecil Tiko sudah merasakan hidup susah. Usai perekonomian keluarganya menurun dan Ibu Eny tidak lagi bekerja.
Sehingga semenjak SD kelas 6, Tiko sudah ikut serta membantu sang ibu menjual barang-barang kepada tetangga dengan harga yang ala kadarnya.
"Dia menawarkan apa apa ke tetangga yang ke lingkungan supaya dapat uang berapapun untuk makan dia sama ibunya ya inilah buahnya," kata Pak Dasuki, Selasa (24/1/2023).
Pak Dasuki berharap bahwa Tiko dan Ibu Eny nantinya bisa hidup normal kembali seperti sedia kala dengan menggunakan donasi yang telah didapatkan.
"Saya sebagai orang tua dan juga yang lama di sini, yang tahu persis ya. Ya mudah-mudahan juga ibunya nanti bisa seperti dulu lagi (kondisinya)," harap Pak Dasuki.
Ia mengaku bahwa melihat Tiko sebagai sosok anak yang telah kehilangan masa kecilnya. Karena seusia SD sudah harus merasakan hal-hal yang tidak seharusnya ia rasakan seperti anak-anak seusianya kala itu. (*)
Sumber: Youtube Dendenny berjudul KONDISI TERKINI TAK KUAT MENDEGAR KISAH TIKO SEBELUM VIRAL BANYAK UJIAN DAN PENDERITAAN