soreang

Bukan Childfree, Gitasav Idap Childphobic? Simak Penjelasannya Berikut Ini

soreang Suara.Com
Kamis, 09 Februari 2023 | 20:45 WIB
Bukan Childfree, Gitasav Idap Childphobic? Simak Penjelasannya Berikut Ini
Diduga Gitasav bukan Childfree, tetapi Childphobic? (Instagram/@gitasav)

SuaraSoreang.id - Gitasav yang baru-baru ini viral karena penyataan kontroversialnya terkait Childfree kian viral dan justru membuat netizen menaruh curiga.

Kecurigaan publik terhadap perempuan bernama lengkap Gita Savitri Devi (Gitasav) itu berawal dari penyataan-pernyataan dirinya yang lalu lalang di internet.

Salah satunya ialah anggapan netizen bahwa Gitasav menggunakan prinsip Childfree untuk menutupi bahwa perempuan berumur 30 tahun itu sebenarnya menderita Childphobic.

Anggapan tersebut bertebaran di kolom komentar yang membanjiri Trend di Twitter, usai Gitasav kembali trending beberapa hari lalu.

"Fullnya liat aja di sg mba deramelia aja. Gitasav bukan childfree tapi childphobic, gamikir padahal dia dulu juga pernah jadi anak bayi yang nangis tereak tereak berisik kalo kelaparan," tulis @ButterPeachies menyertakan video pendapat seseorang terkait penyataan dan perilaku Gitasav, Rabu (8/2/2023).

Dalam video tersebut, terlihat @deramelia menanggapi sikap dari si Influencer yang diduga Gitasav.

Berdasarkan pengalamannya, banyak orang yang ia temui lebih takut untuk memiliki anak karena ada ketakutan tidak sanggup membesarkan dan mendidik anaknya dengan baik, sehingga memilih prinsip itu.

Namun saat mendapati alasan Gitasav memilih Childfree dengan alasan memiliki anak membuatnya stres dan tidak bisa hidup lebih nyaman, justru baginya perlu dipertanyakan.

Hal itu diperkuat dengan temuan salah satu InstaStory milik Gitasav yang menyatakan bahwa ia lebih bahagia, apabila tidak ada suara teriakan dari anak-anak.

Baca Juga: Mengenal Teknologi HAARP: Ramai Jadi Teori Konspirasi Penyebab Gempa Turki

InstaStory Gitasav. [Twitter @aristyaradisa]
InstaStory Gitasav. (sumber: Twitter @aristyaradisa)

"Ooo iya bener disini dia bilang bahagia kalo gaada suara anak kecil," kata @aristyaradisa sembari menyertakan tangkapan layar dari InstaStory Gitasav.

Berdasarkan hal itu, di samping kecurigaan dari netizen terhadap Gitasav benar atau tidak, jika berbicara mengenai Childphobic yang diartikan sebagai ketakutan terhadap anak-anak, maka simak penjelasan singkat berikut.

Dilansir dari Cleveland Clinic, sebenarnya istilah Childphobic atau Childphobia itu tidak ada. Dalam dunia medis dan akademik, ketakutan seseorang terhadap anak-anak biasa disebut dengan Pedophobia.

Di mana, ciri-ciri yang dimaksudkan oleh netizen terkait pernyataan dan alasan Gitasav memutuskan menganut prinsip tak mau memiliki anak memang hampir mirip dengan sindrom tersebut. 

Karena pengidap Pedophobia cenderung akan cemas dan tidak nyaman apabila berada di sekitar anak-anak, bahkan bisa stress dan sangat terganggu apabila mendengar suara mereka. (*)

Sumber: Twitter dan Cleveland Clinic

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI